SuaraJogja.id - Budayawan Cak Nun tengah dirawat intensif di RSUP Dr Sardjito.
Dikutip dari Antara, berdasar pesan yang beredar di grup WhatsApp Jamaah Maiyah, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun mengalami pendarahan di otak hingga tak sadarkan diri.
"Mohon doanya teman-teman Cak Nun ga sadarkan diri dirawat di RSUP Sardjito ada pendarahan otak. Sungguh mohon keikhlasan doa dari teman-teman semua," terangnya.
Sahabat Cak Nun, Suko Widodo pun membenarkan kabar dirawatnya sang budayawan.
Meski begitu Dosen Unair tersebut urung mengetahui pasti kondisinya.
"Setelah dapat info saya coba konfirmasi dan kabar itu benar. Saya sebagai sahabat dekat beliau tentu mendoakan yang terbaik bagi Cak Nun. Semoga Cak Nun diberi kesembuhan oleh Allah dan sehat kembali," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Berangkat ke Rumah Anak Tak Pernah Tiba, Mbah Kasemo Ditemukan Meninggal Setelah 7 Hari Dicari
-
DIY Terbitkan Pergub Larangan Sekolah Jual Seragam, Antisipasi Pungutan dan Titipan Vendor
-
Eks Lurah Condongcatur Ditahan Akibat Korupsi Tanah Kas Desa, Polisi Ungkap Modus Penyewaan Ilegal
-
Program MBG Libur, Harga Daging di Pasar Jogja Turun Drastis, Pembeli Bisa Menikmati Ayam Murah Lagi
-
Konflik Timur Tengah Mereda, tapi Harga BBM Belum Tentu Turun di Indonesia, Ini Penjelasan Ekonom