-
Arya Saloka mendalami karakter Ustaz Adam yang kembali menghadapi dunia rukiah setelah kehilangan besar dalam hidupnya.
-
Donny Damara menghadapi tantangan mengucapkan mantra Jawa kuno dan selalu membekali diri dengan istighfar sebelum adegan ritual.
-
Dimas Aditya menekankan pentingnya membaca ayat Al-Qur’an dengan benar, sementara Faqih Alaydrus melihat horor sebagai ruang kreatif yang menyenangkan.
SuaraJogja.id - Film horor religi Munafik: Melawan Iblis resmi merilis trailer perdana pada 29 Juli 2026 dan langsung menarik perhatian publik.
Dibintangi Arya Saloka, Acha Septriasa, Dimas Aditya, Donny Damara, serta sejumlah aktor lainnya, film ini tidak hanya menampilkan teror gaib, tetapi juga memperlihatkan pergulatan iman dan konflik batin yang mendalam dari setiap karakter.
Arya Saloka memerankan Ustaz Adam, seorang ahli rukiah yang memilih meninggalkan pekerjaannya setelah mengalami kehilangan besar.
Namun, pertemuannya dengan Fitri (Acha Septriasa) yang diganggu makhluk misterius memaksanya kembali menghadapi dunia yang ingin ia tinggalkan. Arya menekankan bahwa perjalanan Adam bukan sekadar ritual rukiah, melainkan ujian batin yang penuh tekanan.
Pendalaman karakter juga dirasakan Donny Damara saat memerankan Haji Mansur. Dalam wawancara di Yogyakarta, Sabtu (15/8/2026), Donny mengaku tertarik karena melihat kualitas sutradara dan jajaran pemain.
Aktor senior itu menyebut tantangan terbesar muncul ketika harus mengucapkan mantra Jawa kuno.
“Saya selalu membekali diri dengan istighfar sebelum adegan ritual. Itu membuat saya lebih berhati-hati,” ungkap Donny.
Sementara itu, Dimas Aditya yang berperan sebagai Ustaz Anwar menilai keterlibatannya sebagai kesempatan reuni dengan Arya, Donny, dan Acha. Tantangan utamanya adalah mempelajari rukiah dan membaca ayat Al-Qur’an dengan lafal yang benar.
“Detail kecil diperhatikan, termasuk tajwid dan pelafalan ayat. Hal yang terlihat sederhana ternyata butuh latihan mendalam,” katanya.
Baca Juga: Pemerhati Film: Tren Film Horor Masih Akan Eksis hingga 10 Tahun ke Depan
Ia juga memuji ketelitian sutradara Guntur Soeharjanto dalam mengarahkan detail teknis, mulai dari atribut hingga posisi peci.
Aktor muda Faqih Alaydrus yang memerankan Amir mengaku awalnya ragu karena belum pernah bermain horor. Tetapi setelah dijalani, rupanya menyenangkan dan tidak membuatnya takut sama sekali.
“Awalnya memang ada rasa takut, tapi saya berpikir dicoba dulu siapa tahu seru. Alhamdulillah ternyata menyenangkan,” ujarnya.
Aktor kecil ini menilai horor bukan hanya soal ketakutan, tetapi juga ruang kreatif yang memberi pengalaman berbeda.
Mengusung latar budaya Jawa, penggunaan mantra kuno, serta detail teknis yang diperhatikan, 'Munafik: Melawan Iblis' tidak sekadar meniru versi Malaysia.
Film ini hadir dengan identitas Indonesia, menghadirkan horor yang menyentuh sisi spiritual sekaligus memperlihatkan pendalaman karakter yang kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen
-
Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA