5. PKL Malioboro Ditata
Resmi menjadi warisa budaya dunia, Sumbu Filosofi Yoyakarta meninggalkan goresan kecil bagi masyarakat yang ada di Jalan Malioboro.
Pedagang Kaki Lima (PKL) terpaksa direlokasi ke tempat lain untuk tetap bisa melanjutkan roda perekonomian di wilayah Sumbu Filosofi Yogyakarta.
Para pedagang juga sudah mendapat tempat yang saat ini diberi nama Teras Malioboro I dan II. Meski begitu bagi pedagang PKL di Teras Malioboro II masih terjadi polemik karena bakal kembali direlokasi.
6. Mendorong reputasi pariwisata serta masyarakat menjaga situs tak benda
Dengan resminya menjadi warisan budaya dunia, Sumbu Filosofi Yogyakarta mendapat perlindungan penuh sebagai cagar budaya tak benda.
Di sisi lain, hal ini juga mampu meningkatkan reputasi pariwisata serta menebalkan kesadaran masyarakat untuk sama-sama melestarikan situs itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi
-
BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah
-
Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa
-
BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda