SuaraJogja.id - Direktorat Jenderal Imigrasi berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Festival Keimigrasian Imifest 2023 Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Kamis (12/10/2023).
Mengambil tema 'Menata Citra Gapura Indonesia', IMIFEST merupakan platform diseminasi kolaboratif antara Direktorat Jenderal Imigrasi dengan para stakeholder terkait. Kali ini, Imigrasi berkesempatan menjalin kolaborasi dengan Universitas Gajah Mada.
"Imifest ini kan menyosialisasikan tentang bagaimana produk-produk imigrasi baik paspor visa dan kemudahan jenis-jenis visa, di sini lah buat masyarakat untuk mengetahui apa saja produk-produk yang dikeluarkan oleh imigrasi," kata Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Heru Tjondro ditemui di GSP UGM, Kamis siang.
Imifest sendiri menargetkan sekitar 1000 pengunjung festival yang berasal dari kalangan mahasiswa dan umum. Imifest yang digelar di Yogyakarta ini merupakan rangkaian penutup acara serupa yang telah diselenggarakan di Bali beberapa bulan lalu.
Tidak jauh berbeda dengan yang diselenggarakan di Bali pada bulan Juli lalu, Imifest Yogyakarta dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan. Mulai dari gelar wicara (talkshow), layanan paspor, ekshibisi serta games dan hiburan.
Di sela-sela acara serta jeda talkshow, pengunjung juga akan disuguhkan hiburan dari para pengisi acara. Salah satunya Stand Up Comedy oleh Candra Mukti, komika asal Yogyakarta.
Sementara itu, pada ekshibisi serta konsultasi dengan direktorat-direktorat pada Ditjen Imigrasi serta pojok games bisa dinikmati pengunjung sepanjang hari. Imigrasi juga menyediakan konsumsi dan snack untuk 1000 orang pertama yang menjadi peserta talkshow serta merchandise dan doorprize bagi pengunjung festival.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Universitas Gadjah Mada (UGM), Wening Udasmoro mengapresiasi penyelenggaraan Imifest di UGM kali ini. Acara ini dinilai semakin memperkuat jalinan kerja sama antara kampus biru itu dengan Dirjen Imigrasi.
"Terima kasih dalam penyelenggaraan Imifest di UGM, terima kasih atas kepercayaan terus bersinergi dengan UGM dalam penyelenggaraan pelayanan unit kerja kantor Imigrasi di UGM," kata Wening.
Baca Juga: Sebar Kabar Hoaks Soal Mahasiswa UGM Mesum di Lokasi KKN, Pengguna X Ini Akhirnya Minta Maaf
Disampaikan Wening, Dirjen Imigrasi adalah gapura utama sebuah kelancaran mobilitas mahasiswa internasional untuk bisa masuk ke Indonesia. Terlebih untuk belajar atau berkuliah di sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta khususnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono menyambut positif acara Imifest 2023 yang digelar di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk anak-anak muda, stakeholder keimigrasian serta masyarakat umum untuk mendalami tentang keimigrasian di Indonesia.
"Semoga ini mampu meningkatkan sinergitas dan membangun jejaring serta meningkatkan tingkat literasi keimigrasian untuk anak muda. Kami mendukung sepenuhnya dan semoga acara ini lancar dan memberi manfaat untuk semua," tandas Beny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi