SuaraJogja.id - Polisi membongkar modus seorang pencuri motor atau curanmor yang babak belur karena terjatuh dari sepeda motor curiannya. Pelaku terjatuh usai ditendang oleh korbannya saat aksi kejar-kejaran di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Dusun Ngepet, Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Bantul, Kamis (19/10/2023).
Pelaku curanmor akhirnya dibawa ke Polsek Bantul kota karena lokasi pencurian berada di wilayah tersebut. Pelaku mengambil sepeda motor yang terparkir di depan bengkel milik Kamim di Dusun Guyangan, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul.
Kanit Reskrim Polsek Bantul Kota, AKP Sony Yuniawan menuturkan pelaku sempat dibawa ke RS Bhayangkara karena mengalami luka akibat terjatuh dari sepeda motor curiannya. Setelah kondisinya membaik, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku curanmor itu.
"Kami gali informasi dari pelaku yang sebelumnya memang tidak membawa kartu identitas," kata Sony dikutip, Sabtu (21/10/2023).
Sony mengatakan pelaku adalah KH, pria berumur 45 tahun asal Indramayu Jawa Barat. Dalam pemeriksaan diketahui, sebelum melakukan aksinya ternyata KH berpura-pura mencari bantuan dengan membawa kotak infak.
Pelaku jalan kaki berkeliling dari kampung ke kampung sembari membawa kotak infak. Selain meminta bantuan, ternyata modus tersebut pelaku gunakan untuk mengincar mangsa. Dan ketika sampai di depan bengkel korban, melihat ada sepeda motor terparkir.
"Kebetulan kuncinya masih tertancap," ujar dia.
Pelaku kemudian menyalakan sepeda motornya dan langsung tancap gas ke arah selatan atau ke arah pantai Samas. Korban yang saat itu mendengar suara sepeda motornya langsung keluar dan melihat pelaku membawa lari ke arah selatan.
Korban sempat berteriak dan berusaha berlari mengejar pelaku. Hingga akhirnya ada seorang tetangga korban yang datang dan langsung memboncengkan pelaku melakukan pengejaran. Korban sempat kehilangan jejak hingga akhirnya pelaku terpergok di JJLS.
Baca Juga: Kekeringan di 2023 Lebih Parah Dibanding Dua Tahun Lalu, Sumur Dataran Rendah di Bantul Mengering
Kemudian terjadi aksi kejar-kejaran dan korban berhasil menyusul pelaku di Dusun Ngepet. Hingga akhirnya korban terjatuh usai ditendang korban. Pelaku mengalami luka parah dan terpaksa mendapat perawatan.
Dari pemeriksaan, pelaku ternyata adalah seorang residivis kasus yang sama tahun 2014 lalu. Tak hanya itu, dari informasi yang dihimpun, ternyata pelaku pernah mencuri sepeda motor di wilayah Danurejan Kota Yogyakarta tahun 2022 yang lalu dan sempat dimassa.
"Infonya di wilayah danurejan 2022 juga pernah melakukan dan sempat di massa. tapi kita belum cek kebenarqnnya," kata dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara