SuaraJogja.id - Lima tahun sudah WG (43) menahan sakit akibat asam lambung. Warga Dusun Candi 6 ,RT 03/06, Kalurahan jatiayu Kecamatan karangmojo Kabupaten Gunungkidul Minggu (5/11/2023) pagi memilih untuk gantung diri guna mengakhiri rasa sakitnya.
Lelaki tersebut ditemukan gantung diri di pohon alpukat belakang rumah oleh istrinya yang baru saja pulang dari berbelanja. Sekira pukul 08.00 WIB tadi pagi, WG sudah dalam posisi tergantung di salah satu ranting pohon alpukat tersebut.
Kapolsek Karangmojo, Kompol Agus Sunarno ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dari informasi yang dikumpulkan polisi berdasarkan keterangan keluarganya, WG putus asa dengan penyakit asam lambung yang dideritanya 5 tahun terakhir.
"Beliau katanya sakit lambung. Sudah lima tahun ini, diperiksakan ke mana-mana tak kunjung sembuh,"tutur dia.
Agus menuturkan aksi gantung diri tersebut diketahui Minggu (5/11/2023) pagi sekira pukul 08.00 WIB. WG ditemukan oleh istrinya yang memang sengaja pergi ke belakang rumah mencari suaminya tersebut.
Saat itu, istri WG baru saja selesai berbelanja dan hendak memasak. Ketika hendak mengambil air, istri WG kemudian pergi ke belakang rumah. Dia kaget karena mendapati WG tergantung di pohon alpukat di belakang rumahnya.
"Istri WG terlihat lemas.Wong yang bersangkutan sudah tergantung tak bergerak di pohon alpukat,"ujarnya
Istri WG tersebut kemudian berteriak memanggil anak dari WG dan menyuruhnya memberitahukan peristiwa tersebut ke tetangga. Dan seketika itu pula warga kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.
Salah satu pamong dusun setempat melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Karangmojo. Dan sejurus kemudian polisi bersama petugas Puskesmas datang ke lokasi kejadian untuk pemeriksaan.
Baca Juga: 6 Jenis Bumbu Dapur yang Aman dan Nyaman untuk Penderita Asam Lambung
Dalam pemeriksaan tubuh WG, tidak ditemukan bekas penganiyaan kecuali tanda-tanda kalau yang bersangkutan sengaja gantung diri. Hampir tanda di tubuh lelaki tersebut menguatkan kesimpulan jika WG tewas karena gantung diri
"Tidak ada bekas penganiayaan. WG meninggal murni karena bunuh diri,"terang dia.
Jasad WG kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah. Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, WG telah menderita penyakit asam lambung sekira 5 tahun lamanya
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Yogyakarta Darurat Parkir Liar: Wisatawan Jadi Korban, Pemda DIY Diminta Bertindak Tegas!
-
Pemulihan Aceh Pascabencana Dipercepat, BRI Terlibat Aktif Bangun Rumah Huntara
-
Optimisme BRI Hadapi 2026: Transformasi dan Strategi Jangka Panjang Kian Matang
-
Tanpa Kembang Api, Ribuan Orang Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama di Candi Prambanan
-
Gudeg Tiga Porsi Seharga Rp85 Ribu di Malioboro Viral, Ini Kata Pemkot Jogja