SuaraJogja.id - Kasus pembunuhan seorang perempuan bernama Sukiyem (57) oleh suaminya Riyadi (59) masih menjadi perbincangan warga terutama tetangga mereka di Dusun Dedel Wetan, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Gunungkidul. Warga masih menduga-duga pemicu pertengkaran hingga berakhir dengan pembunuhan ini.
Riyadi sendiri mencoba bunuh diri dengan menyayat lehernya sendiri. Lelaki tersebut kemudian menyerahkan surat kepada keponakannya yang bernama Ernie Susilowati (23) dengan posisi bersimbah darah. Erni sendiri tidak mengetahui isi surat tersebut karena langsung berlari menjauhi Riyadi sembari melempar surat tersebut.
"Saya takut terus lari dan suratnya tak lempar gitu. Saya ndak tahu isi suratnya apa," terangnya Minggu (7/1/2024).
Surat tersebut oleh Ketua RT setempat kemudian diserahkan ke pihak kepolisian. Dalam foto surat yang beredar nampak tulisan tangan Riyadi, memang susunannya tak beraturan. Dan bahkan sulit untuk membacanya, namun secara garis besar tulisan berbahasa jawa tersebut berisi seperti berikut:
Baca Juga: Begini Kesaksian Tetangga Sebelum Peristiwa Tragis Suami di Gunungkidul Nekat Bunuh Istri
'Sudah jauh-jauh datang dari Sleman meminta uang Rp200 ribu untuk tambahan arisan malam kemasan. Tetapi malah dimaki-maki dan disuruh pulang ke Karangmojo. Kemudian terjadilah pertengkaran hebat.
Sukiyem sudah tidak sudi lagi denganku karena sudah memiliki lelaki lain yang lebih gagah tidak lamban seperti aku.
Sukiyem mengambil pisau dan menyerangku. Pisau berhasil saya rebut dan kemudian saya balas,'
Kapolsek Semanu AKP Pudjijono mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan tersebut. Pihaknya juga belum bisa memastikan kejiwaan terduga pelaku tersebut.
"Kami masih periksa. Kalau keseharian memang tidak menunjukkan gejala itu. Hanya terduga pelaku memang tidak beraktivitas," ujarnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Oknum Prajurit Bunuh Jurnalis Juwita di Kalsel, TNI AL Minta Maaf ke Keluarga Korban
-
TNI AL Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Jurnalis oleh Oknum Prajurit, 33 Reka Adegan Dipergakan
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY