SuaraJogja.id - Miris dengan apa yang dilakukan oleh M alias Kimpul warga Kahurang, RT. 005 Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Bantul ini. Gegara uang Rp50 ribu, lelaki berumur 33 tahun ini tega membacok Wardani (64) petani asal Dusun Pedes, Rt 005 Kalurahan Argomulyo Kapanewon Sedayu, Bantul menggunakan senjata tajam.
Akibat penganiayaan yang terjadi pada Selasa (20/2/2024) dini hari, korban mengalami luka di kepala bagian belakang, punggung, pergelangan tangan kanan dan kiri. Korban sampai saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kapolsek Sedayu, AKP Habibulloh mengatakan aksi pembacokan tersebut terjadi pada hari Selasa sekira pukul 13.10 WIB. Peristiwa tersebut bermula ketika korban pulang dari sawah dalam keadaan badan penuh lumpur dan berlumuran darah.
"Korban mengalami luka pada bagian kepala bagian belakang, punggung, pergelangan tangan kanan dan kiri," ujar dia dikutip Jumat (23/2/2024).
Melihat kondisi bapaknya yang penuh luka, anak korban langsung mengantarkannya ke Rumah Sakit PKU Gamping. Selanjutnya korban menceritakan kepada anaknya yang bernama Wahyudi bahwa pada saat korban mengairi sawah di Bulak sawah Dusun Karanglo, Argomulyo, Sedayu korban bertemu dengan seorang laki -laki yang mengendarai sepeda motor jenis trail.
Kemudian korban menyapa kepada orang tersebut namun tiba tiba orang tersebut menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam menyerupai celurit. Setelah itu pelaku meminta dompet korban, tetapi karena korban tidak membawa dompet kemudian korban dibekap dari belakang sambil tangan pelaku mengambil uang di dalam saku milik korban.
"Pelaku mengambil uang sebanyak Rp50.000," tambahnya.
Setelah berhasil mengambil uang milik korban yang ada di dalam saku, pelaku masih membacoki korban hingga terjadi perebutan senjata tajam tersebut. Setelah pelaku berhasil menguasai keadaan kemudian pelaku pergi dengan mengendarai sepeda motor ke arah barat.
Sesaat pelaku pergi, korban melihat ada Handphone milik pelaku yang terjatuh lalu korban mengambil handphone tersebut dan kemudian korban pulang ke rumah. Sesampai di rumah kemudian anak korban mengantarkan korban ke rumah sakit yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polsek sedayu sambil menyerahkan handphone tersebut.
"Kondisi korban saat ini masih di rawat di Rumah sakit PKU Muhamadiyah Gamping," ujarnya.
Berita Terkait
-
Penyerapan Gabah Petani Mencapai 725.000 Ton Setara Beras: Rekor Tertinggi Bulog 10 Tahun Terakhir
-
Pastikan Petani Sejahtera, PCO Pantau Langsung Implementasi Pembelian Gabah Rp6.500/Kg
-
Remaja di Medan Tertusuk Senjata Tajam Teman Saat Kabur Usai Tawuran Waktu Sahur
-
Lumbung Padi Sulawesi Jadi Prioritas: BRI dan Bulog Kolaborasi Serap Gabah Petani
-
Sri Mulyani Wanti-wanti Anggaran Rp16,6 Triliun Untuk Beli Beras Petani Tidak di Korupsi
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi
-
Exit Tol Tamanmartani Tidak Lagi untuk Arus Balik, Pengaturan Dikembalikan Seperti Mudik