SuaraJogja.id - Ganjar Pranowo telah resmi menjadi warga Kabupaten Sleman. Hal ini menyusul perpindahan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang telah diterima oleh calon presiden nomor urut 3 tersebut.
Informasi perpindahan kependudukan Ganjar Pranowo ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sleman, Susmiarto.
"Iya benar, sudah [KTP Sleman]," kata Susmiarto, Jumat (29/3/2024).
Disampaikan Susmiarto, mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu telah mengajukan perpindahan kependudukan ke Bumi Sembada cukup lama. Tepatnya semenjak tugasnya sebagai Gubernur Jateng telah usai.
Ganjar sendiri purnatugas dari jabatan Gubernur Jateng pada September 2023 lalu. Kemudian dia ditunjuk oleh PDI Perjuangan untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024 berpasangan dengan Mahfud MD.
"Sesudah dari Gubernur purna itu mengajukannya. Pokoknya sebelum pencapresan itu [proses perpindahan penduduk]," terangnya.
"Purna dari gubernur terus ada staf dari provinsi kemudian nguruskan pindah datang ke kantor. Jadi ya sudah cukup lama kok," imbuhnya.
Sebelumnya Ganjar Pranowo sendiri sempat mengatakan bakal menjadi warga Sleman. Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri acara kampanye sebelum Pemilu 2024 beberapa waktu lalu.
Acara itu berjatuk 'Jathil Bareng Mas Ganjar' yang diselenggarakan di Embung Kali Aji, Wonokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Selasa (6/2/2024) lalu. Pada saat itu mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu akan pindah rumah ke Sleman.
"Sekalian kulonuwun nggih, kulo pindah omah mangkih manggone wonten Sleman [Sekalian permisi ya, saya pindah rumah nanti tinggal di Sleman]," kata Ganjar ketika itu.
Benar saja, Ganjar saat itu ternyata tengah membangun sebuah rumah di kawasan Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman. Kini rumah itu pun sudah selesai dibangun.
Berita Terkait
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Melihat KDMP Tamanmartani, Potret Ideal Koperasi Desa Modern di Indonesia
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin