"Ibu Bupati menanyakan kepada kami para pedagang siap pindah atau belum. Setelah itu pedagang menjawab dengan santai dan sopan, belum siap pindah karena pasar belum jadi, pasar belum ada parkirnya biar tertata terlebih dulu," kata Bayu ditemui di Gedung DPRD Sleman, Rabu (25/9/2024).
Namun justru balik pernyataan itu memicu yang dianggap Bayu sebagai kemarahan dari pemegang kekuasaan. Berujung kepada rasa khawatir, bingung dan takut dari para pedagang.
"Salah satu poin yang disampaikan kepada pedagang itu bagi yang tidak mau ikut (pindah) akan kami gantikan dengan pedagang lain," ungkapnya.
Berselang dua hari tepatnya 20 September 2024, para pedagang kembali menggelar audiensi dengan Pemkab Sleman. Pada kesempatan itu, Bayu bilang mereka diterima oleh Bupati Sleman langsung dan Asisten Sekretaris Daerah.
Baca Juga: Kurang Parkiran Saja, Pasar Godean Baru Segera Diresmikan Presiden Jokowi Hari Ini
"Di situ mohon maaf, tidak terjadi audiensi, yang terjadi di situ adalah penyampaian, kita didikte, suara kami dibungkam, kami sampaikan semua sudah tidak diterima," tuturnya.
"Maka dari itu kami bingung kami harus kemana. Maka dari itu pedagang memutuskan dengan tidak ada paksaan, dengan tidak ada campur politik, ini dari hati nurani pedagang ingin mengadu ke bapak-bapak semua (DPRD Sleman)," imbuhnya.
Tuntutan Pedagang
Dalam aksi ini, pedagang menyuarakan sejumlah tuntutan. Poin utama yakni pengadaan tempat parkir di Pasar Godean.
"Tuntutan yang pedagang inginkan itu salah satunya adalah parkir poin utama, dengan adanya parkir insya allah akan nyaman," kata Bayu.
Poin kedua yakni terkait dengan gledeg. Gledeg itu, kata Bayu, tempat untuk untuk menyimpan barang bagi pedagang yang berada di los pasar.
Berita Terkait
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan