SuaraJogja.id - Nama Heroe Poerwadi cukup melekat di telinga warga Jogja. Bukan tanpa alasan, ia yang sempat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Yogyakarta periode 2017-2022 cukup intens terjun ke masyarakat ketika mendampingin eks Wali Kota Haryadi Suyuti.
Akhir masa jabatannya, nama Heroe kerap menjadi sorotan. Bahkan sejumlah partai, temasuk NasDem paling getol mendorong namanya maju di Pilkada Jogja 2024.
Gayung bersambut, nama Heroe Poerwadi akhirnya resmi diusung NasDem dalam perebutan kursi Wali Kota tersebut. Heroe didampingi Sri Widya Supena dalam Pilkada 2024.
Berikut ini profil lengkap Heroe Poerwadi yang maju dalam pencalonan Wali Kota Jogja di Pilkada 2024.
Profil
Bernama lengkap, Drs. Heroe Poerwadi, MA. Pria ini lahir di Gunungkidul pada 17 Januari 1966. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Yogyakarta pada 22 Mei 2017 hingga 2022.
Heroe Poerwadi menikah dengan Poerwati Soetji Rahajoe. Dari pernikahan itu ia dikaruniai 3 orang anak.
Pendidikan
Heroe Poerwadi mengawali pendidikannya di SDN Wonosari V Gunungkidul sejak 1971-1977. Selanjutnya ia bersekolah di SMPN 1 Wonosari Gunungkidul dari mulai 1978-1981.
Baca Juga: Wujudkan Pilkada Damai, Pemkot Jogja Ingatkan Peserta Soal Aturan Pemasangan APK
Lanjut di sekolah menengah atas, ia terdaftar di SMAN 2 Wonosari Gunungkidul pada 1981-1984. Lulus dari SMA, Heroe melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada sejak 1984-1991.
Selesai meraih gelar sarjana, Heroe mengincar gelar magisternya dan melanjutkan kuliah di S2 Komunikasi Universitas Gadjah Mada pada 2008-2011.
Riwayat Hidup
Bergelut di dunia komunikasi, Heroe cukup terbiasa dengan lingkungan media. Selepas lulus di bangku kuliah, ia sempat bekerja di Majalah Editor (1988-1994) sebagai jurnalis.
Ia juga pernah bekerja di Majalah Sinar yang ada di Jakarta selama satu tahun dari 1996-1997. Masih di tahun 1997, ia berpindah media dan menjadi reporter di televisi swasta, SCTV.
Banyak makan asam garam di dunia media, Heroe pernah membagikan ilmunya kepada mahasiswa Akindo, Jogja sebagai dosen selama 20 tahun dari 1997-2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup