"Karena kemarin exit tol Prambanan cukup mengalami crowded ya, karena antusias masyarakat untuk menggunakan dan mencoba exit tol yang baru. Nah makanya dipecah tahun ini," ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY, Sumariyoto.
"Bagi yang akan mengarah ke Jogja bagian utara, bahkan ke Magelang, di exit Kalasan dipersilakan untuk belok ke kanan, ke arah utara," terangnya.
"Lalu bagi masyarakat yang akan menuju ke pusat kota, Bantul, diarahkan belok kiri ke Jalan Solo, melalui pertigaan Maguwoharjo, begitu," imbuhnya.
Ditambahkan Ardi, pihaknya akan mengoptimalkan pembukaan fungsional Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani tersebut. Jam operasional sendiri yakni mulai pukul 06.00-18.00 WIB.
"Besok masih tetap kita upayakan untuk Kalasan kita optimalkan, kita maksimalkan dapat digunakan oleh masyarakat. Pada prinsipnya, meskipun padat, namun hari ini sangat-sangat terkendali," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh
-
66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh
-
BRI Peduli Perkuat Infrastruktur Desa di Cianjur, Jembatan Gantung Bantu Mobilitas 7.000 Warga
-
Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan
-
Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal