Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 01 April 2025 | 15:24 WIB
Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani yang mulai dibuka fungsional, Senin (24/3/2025). [Hiskia/Suarajogja.id]

SuaraJogja.id - Polisi mulai menerapkan skema arus balik pada jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani. Penerapan skema arus balik itu dimulai per Selasa (1/4/2025) hari ini.

Hal ini dibenarkan oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), AKBP Widya Mustikaningrum. Penerapan ini akan dibuat satu arah saja yakni masuk ke arah timur menuju Gerbang Tol (GT) Prambanan.

"Iya [sudah arus balik] sekarang untuk masuk ke Klaten," kata Widya saat dikonfirmasi, Selasa (1/4/2025).

Dia menerangkan pembukaan one way akan dilaksanakan selama sekitar satu pekan selama arus balik. Rencananya ruas balik tersebut akan dibuka hingga Senin pekan depan (7/4/2025). 

Baca Juga: Exit Tol Prambanan Sepi Peminat, Tamanmartani "Overload": Apa yang Terjadi dengan Arus Mudik Lebaran?

Sedangkan waktu operasional jalur fungsional itu masih sama seperti ketika arus mudik kemarin yakni antara pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

"Untuk jam operasional masih sama," imbuhnya.

Berdasarkan data dari pagi tadi, kendaraan untuk arus balik mulai melintasi ruas fungsional tersebut. Jumlah kendaraan per jam pun semakin meningkat sejak pagi.

Jumlah pergerakan tertinggi sementara ini tercatat pada pukul 09.00 - 10.00 WIB pagi tadi. Dari catatan ada sebanyak 722 kendaraan pada satu jam tersebut yang masuk dari Tamanmartani. 

Mengingat ruas yang masih dioperasikan fungsional, pengendara diimbau untuk mengatur kecepatan laju kendaraannya 40 km per jam. 

Baca Juga: Pemudik Luar Daerah Mulai Dominasi Exit Tol Tamanmartani, Per Jam Tembus 300 Kendaraan

Dia memastikan seluruh personel gabungan yang terlibat masih terus berjaga mengamankan kelancaran arus mudik hingga balik Lebaran nanti. Rekayasa lalu lintas pun bakal diterapkan jika kondisi semakin padat.

Pihaknya mengimbau agar para pemudik tetap berhati-hati saat melakukan perjalanan. Mengingat cuaca esktrem yang melanda sejumlah daerah termasuk di DIY.

Favorit Pemudik

Dibukanya exit tol Tamanmartani secara fungsional kali ini menjadi primadona baru jalur mudik bagi para pemudik. 

Pemudik asal Bekasi, Nur Wahyudi (25) menjadi salah satu keluarga yang menikmati perjalanan melewati jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani fungsional tersebut. 

Menurutnya, jalan baru tersebut sangat memudahkan perjalanan. Terutama karena sukses memangkas waktu sehingga lebih cepat dibandingkan dengan jalur lama tanpa tol fungsional ini.  

"Lebih bagus sih maksudnya jadi kayak ada perjalanan lebih mempercepat juga, apa, ya jalannya enak, indah pemandangannya dan cuman ya karena masih baru mungkin ya," ujar Wahyudi saat ditemui di kawasan exit tol Tamanmartani, Sabtu (29/3/2025). 

Dalam perjalanannya, Wahyudi menyebutkan bahwa ia menghabiskan waktu sekitar 30 menit dari Sragen menuju Yogyakarta menggunakan jalan tol ruas Prambanan-Tamanmartani. Ia merasa perjalanan dari Bekasi ke Sragen dan dilanjutkan ke Yogyakarta jauh lebih cepat berkat adanya jalur baru ini.  

"Sekitar 30 menit sih dari Sragen [sampai keluar exit tol Tamanmartani]," tambahnya. 

Wahyudi merasakan perbedaan yang cukup signifikan dalam kecepatan perjalanan, yang membuatnya lebih efisien dalam waktu tempuh.  

Selain itu dari sisi pemandangan sepanjang perjalanan menuju exit tol Tamanmartani juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Wahyudi dan keluarga. Terlebih ada keindahan alam Gunung Merapi yang terlihat jika cuaca sedang cerah.

"Indah sih bagus, dari jalan tol menuju ke sini si indah perjalannya, maksudnya ditemenin indahnya Gunung Merapi," ungkapnya dengan antusias. 

Wahyudi mengakui bahwa pemandangan alam yang ditemui selama perjalanan menambah kenyamanan dan kesan positif. Dia merasa bersyukur karena kondisi jalan cukup bersih.

"Enggak [berdebu], mungkin karena semalem abis ujan kali yak, mungkin jadi lebih, kondusif jalannya," imbuhnya. 

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum tak menampik ruas Prambanan-Tamanmartani ini memangkas waktu yang cukup banyak ketimbang melalui ruas Klaten-Prambanan dan keluar di Jalan Jogja-Solo. 

"Dari Prambanan sampai ke Tamanmartani, kalau tidak salah, waktu itu normal ya, kalau nggak seperti ini [agak padat], 10-15 menit. Jadi amat-sangat memangkas perjalanan di jalan non tol Jogja-Solo. Ada trafiknya, simpang APILL-nya banyak, simpang bersinyalnya banyak" ungkap Widya.

Selain itu, ketika keluar exit tol Tamanmartani pemudik sudah bisa langsung memilih sejumlah jalur alternatif. Sehingga hal itu mengurangi kepadatan di ruas Jalan Jogja-Solo. 

Kendati demikain, pihaknya mengimbau pemudik untuk tetap mematuhi batas maksimal kecepatan 40 km per jam saat melintas di ruas tol Prambanan-Tamanmartani. 

Load More