- Kabupaten Sleman menjadi juara umum di Porda XVII DIY 2025
- Raihan ini menjadi keempat kalinya bagi Sleman menjadi juara umum di Porda DIY
- Bonus untuk para atlet dipastikan naik
SuaraJogja.id - Kabupaten Sleman resmi kembali keluar sebagai juara umum pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda XVII) DIY 2025 di Gunungkidul.
Tak main-main, melalui hasil ini kontingen Bumi Sembada sukses mengukir sejarah dengan meraih gelar juara umum untuk keempat kalinya secara berturut-turut atau quattrick di Porda DIY.
Melansir dari laman porda.konidiy.or.id hingga Kamis (18/9/2025), Kabupaten Sleman berada di puncak klasemen dengan perolehan total sebanyak 551 medali. Kontingen Sleman membawa pulang 170 emas, 178 perak, dan 203 perunggu.
Sementara di bawahnya ada Kabupaten Bantul yang harus puas di posisi kedua. Pasukan Bumi Projotamansari itu mengantongi 151 emas, 133 perak, dan 173 perunggu, dengan total 457 medali.
Pada urutan ketiga ada Kota Yogyakarta yang mengantongi total 414 medali dengan rincian 131 emas, 129 perak, dan 154 perunggu.
Lalu ada sang tuan rumah Gunungkidul yang berada di posisi keempat dengan perolehan total 236 medali terdiri dari 52 emas, 71 perak, dan 113 perunggu.
Kemudian terakhir di posisi kelima atau di posisi terbawah ada Kulon Progo yang mendapatkan 45 emas, 38 perak, dan 97 perunggu.
Raihan itu membuat Bumi Binangun hanya mampu membawa total 180 medali.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengaku sangat senang dan bangga terhadap kontingen Sleman.
Baca Juga: Panitia Porda DIY Minta Maaf! Lanyard Medali Salah Cetak Jadi Sorotan
Terlebih dengan capaian untuk kembali menjadi juara umum dan spesial yakni empat kali berturut-turut di ajang Porda DIY ini.
Apalagi prestasi itu makin spesial, ketika pada tahun ini tim sepak bola putra Sleman turut sukses menjadi juara pertama.
"Ya senang bersyukur. [Juara di cabor sepakbola] ya karena tanpa juara sepak bola itu hambar walaupun bisa juara umum," kata Harda, Kamis (18/9).
Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman Joko Hastaryo pun tak kalah bangga dengan seluruh atlet yang telah berlaga. Termasuk para ofisial yang mendampingi mereka.
"Ya itu memang target kami dari Sleman memang ingin mencetak sejarah empat kali berturut-turut [juara umum]. Kalau tiga kali berturut-turut kami sudah pernah dulu tahun 2005, 2007, dan 2009. Tapi kalau quattrick baru sekali ini," ujar Joko.
Pihaknya berharap prestasi gemilang ini dapat menginspirasi para generasi penerus yang ada di Kabupaten Sleman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu
-
Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang