Suasana latihan PSS Sleman Pegadaian Championship 2025/2026. (dok.Istimewa)
Baca 10 detik
- PSS Sleman melanjutkan Pegadaian Championship 2025/2026 menghadapi Deltras
- Suporter dilarang mendatangi laga kandang ini mengingat hukuman yang diberikan PSS beberapa waktu lalu
- Meski tak ada penonton, Pelatih Kepala Ansyari Lubis optimistis PSS menang di Maguwoharjo
Ia menilai chemistry dan komunikasi antar pemain sudah terjalin dengan baik setelah dua pertandingan awal musim.
"Ya untuk chemistry dari saya sama teman-teman sudah cukup bagus untuk menghadapi pertandingan besok, kami siap mendapat tiga poin untuk pertandingan besok," kata Dion.
Mengenai adaptasi posisi, Dion mengaku tidak memiliki kendala berarti. Ia siap diturunkan di sektor manapun sesuai kebutuhan tim.
"Untuk adaptasi khusus enggak ada ya cuma harus siap aja ditaruh di posisi mana," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG