- Jembatan vital kembali dibuka, konektivitas dan ekonomi Bireuen mulai pulih.
- Pemerintah pusat percepat pemulihan infrastruktur terdampak bencana Aceh.
- Jembatan darurat jadi solusi awal sebelum pembangunan permanen.
Penanganan dilakukan secara masif di lintas timur, barat, dan tengah Aceh. BPJN Aceh mengerahkan ratusan alat berat untuk membersihkan material longsor sekaligus membangun kembali akses jalan dan jembatan yang terputus.
Selama Jembatan Krueng Tingkeum belum dapat dilalui, pemerintah daerah bersama masyarakat memanfaatkan jalur alternatif, termasuk jalan desa, guna menjaga kelancaran mobilitas dan distribusi barang.
"Ya, kita terus mendukung dan bekerja sama sampai hari ini. Juga jalur-jalur yang kita gunakan untuk tembus ke lintas timur juga banyak menggunakan jalan-jalan desa yang hari ini dan kita ikut membantu untuk apa namanya memperlancar jalur lalu lintas ya," kata Mukhlis.
Meski jembatan darurat telah beroperasi dengan kapasitas beban maksimal 30 ton, pemerintah daerah berharap adanya solusi jangka panjang. Stabilitas arus lalu lintas melalui Jembatan Krueng Tingkeum diyakini mampu mempercepat pemulihan ekonomi Kabupaten Bireuen secara berkelanjutan.
Bupati Mukhlis juga menyampaikan harapan agar ke depan dapat dibangun jembatan permanen yang lebih kokoh dan tahan terhadap bencana alam.
"Ya, harapan Kita ke depan mudah-mudahan PU pusat atau Kementerian PU bisa membangun segera jembatan permanen ya. Kalau seandainya sudah dibangun jembatan yang permanen, alhamdulillah sudah lancar seperti yang dulu," tutupnya.
Kini Jembatan Krueng Tingkeum kembali difungsikan dan menjadi simbol awal bangkitnya kembali konektivitas serta aktivitas ekonomi masyarakat Bireuen pascabencana alam yang melanda Aceh.
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Pamer Kesuksesan Perdamaian Aceh dan Maluku di Markas PBB
-
Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang
-
Dari Jembatan Kaluppini, Pertamina Sambungkan Kembali Harapan Warga Enrekang
-
Viral Plafon JPO Daan Mogot Menjuntai Imbas Tersangkut Kendaraan Besar
-
Compang-camping Disikat Maling! JPO Kyai Maja Dekat Kantor Kejagung Ditutup Sementara
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!