- Artikel ini mengungkap empat sedan premium 2003-2004 seharga Rp60 jutaan yang setara mobil LCGC bekas.
- Pilihan meliputi Toyota Camry (perawatan mudah), Nissan Cefiro (mesin V6 bertenaga), Honda Accord (sporty), dan Nissan Teana (kemewahan limosin).
- Pembelian mobil mewah bekas ini memberikan gengsi tinggi, namun pembeli disarankan menyiapkan dana cadangan perawatan.
SuaraJogja.id - Siapa bilang tampil berkelas harus menguras isi dompet? Di tengah gempuran mobil-mobil baru dengan harga selangit, pasar mobil bekas justru menyajikan "harta karun" bagi Anda yang cerdas finansial namun tetap mendambakan kemewahan.
Dengan anggaran di kisaran Rp60 jutaan, setara dengan harga motor sport atau mobil LCGC bekas, Anda bisa membawa pulang sedan-sedan premium yang dulunya identik dengan para pejabat dan eksekutif.
Kanal YouTube AMH Channel membongkar rahasia ini, mengungkap empat pilihan sedan mewah yang kini bisa Anda miliki tanpa perlu jual ginjal.
Ini bukan sekadar mobil, ini adalah pernyataan gaya, kenyamanan, dan gengsi yang tak terduga dengan harga yang sangat bersahabat. Mari kita intip daftar mobil-mobil "siluman" ini yang siap bikin teman-teman Anda melongo:
1. Toyota Camry 2.4 G Manual (2003): Aura Pejabat Harga Rakyat
"Siapa sangka mobil yang identik dengan pejabat tinggi ini bisa didapat dengan harga sangat terjangkau?" Toyota Camry kode bodi XV30 ini adalah bukti nyata bahwa kemewahan tak lekang oleh waktu.
Desainnya yang berkiblat pada Mercedes-Benz era tersebut memberikan aura berkelas yang kental, membuat Anda serasa naik mobil Eropa.
Ditenagai mesin 2.4L 2AZ-FE bertenaga 160 HP, Camry menawarkan kabin super luas dan suspensi empuk yang memanjakan.
Keunggulan Toyota terletak pada perawatannya yang mudah dan ketersediaan suku cadang yang melimpah. Mesinnya dikenal "bandel" dan minim rewel.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Irit dan Minim Penyakit
Dengan harga mulai dari Rp60 jutaan dan pajak sekitar Rp2,2 juta/tahun, Camry ini adalah pilihan paling rasional untuk kemewahan yang minim drama.
2. Nissan Cefiro Brougham VIP (2003): Kemewahan Eksklusif V6
Jika Anda mencari kemewahan yang lebih eksklusif dan berbeda dari kebanyakan, Nissan Cefiro Brougham VIP adalah jawabannya. Sedan besar ini pada masanya diposisikan di atas rata-rata kompetitor, menawarkan pengalaman berkendara yang premium.
Di balik kapnya tersembunyi mesin V6 3.0L yang sangat bertenaga (220 HP), menjanjikan akselerasi responsif dan perjalanan yang halus.
Interiornya jauh lebih mewah dari Camry, dilengkapi fitur elektrikal lengkap seperti jok elektrik dan tirai elektrik, serta balutan kulit penuh yang memanjakan.
Kenyamanan suspensinya pun superior. Namun, perlu diingat, konsumsi BBM-nya cukup boros dan perawatan serta suku cadang mungkin sedikit lebih menantang dibanding Toyota. Harga mulai dari Rp60 jutaan dengan pajak sekitar Rp3,3 juta/tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana