- Polres Bantul menindak 1.155 pelanggar pada hari ketujuh Operasi Keselamatan Progo 2026, mayoritas terkait helm dan pengendara di bawah umur.
- Selama sepekan operasi, tercatat 35 kecelakaan lalu lintas mengakibatkan 44 korban luka dan kerugian materi sekitar Rp 19 juta.
- Operasi Keselamatan Progo 2026 berlangsung 14 hari (2–15 Februari 2026) untuk menciptakan kelancaran lalu lintas menjelang Idul Fitri 1447 H.
SuaraJogja.id - Polres Bantul menindak setidaknya 1.155 pelanggar hingga hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul. Pelanggaran yang didominasi kendaraan roda dua itu adalah tidak menggunakan helm SNI, kelengkapan kendaraan dan pengendara di bawah umur.
"Sedikitnya ada 1.155 pelanggar mendapat teguran," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Senin (9/2/2026).
Disampaikan Rita, selama sepekan operasi tercatat ada 35 kali kasus kecelakaan lalu lintas. Korban luka-luka sebanyak 44 orang dengan kerugian materi sebesar Rp 19 juta.
Ia menambahkan selama periode Operasi Keselamatan Progo 2026 telah melakukan kegiatan preemtif, imbauan, edukasi dan penyuluhan penyebaran pemasangan pamflet.
Selain memberikan imbauan secara langsung, mereka juga melakukan kampanye tertib berlalu lintas membagikan brosur, stiker dan leaflet bertuliskan untuk tertib berlalu lintas.
Dia mengatakan, pihaknya juga membuat kegiatan edukasi tertib berlalu lintas selama Operasi Keselamatan Progo 2026.
"Kegiatan edukasi ini dilakukan di beberapa titik strategis, termasuk titik traffic light dan tempat keramaian lainnya, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas," ucapnya.
Rita menyebut Operasi Keselamatan Progo 2026 ini mengusung tema besar yaitu terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, nyaman, serta selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
"Upaya ini merupakan bentuk cipta kondisi bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah agar aktivitas ibadah dan mudik nantinya berjalan tanpa kendala," imbuh Rita.
Baca Juga: 5 Pantai di Bantul Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Sekaligus dalam Satu Hari
Operasi Keselamatan Progo digelar selama 14 hari, yaitu mulai 2 hingga 15 Februari 2026 mendatang. Operasi ini digelar secara serentak di seluruh Polda se-Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG