- Kampung Ramadan Jogokariyan (KRJ) ke-22 akan dibuka pada 18 Maret 2026, melibatkan sekitar 360 pedagang.
- Pengelolaan pasar memprioritaskan warga sekitar dengan 60% pedagang adalah penduduk asli Jogokariyan.
- Untuk antisipasi kerumunan, panitia menyiapkan jalur satu arah dan menyediakan dua ambulans beserta tim medis.
"Di situ sudah kita siapkan dua ambulans kemudian tim medis dengan dokternya juga dokter dan perawat juga full 30 hari standby dari jam 3 sore sampai Isya nanti," tuturnya
Edo memaparkan terkait pengaturan lalu lintas, penutupan jalan secara total akan dilakukan mulai pukul 16.00 WIB. Namun bisa dilakukan lebih awal jika kepadatan mulai terlihat sejak pukul 15.00 WIB.
Panitia juga telah menyediakan sejumlah titik parkir yang tersebar di wilayah perkampungan sekitar Jogokariyan. Hal ini guna menghindari penumpukan kendaraan di jalan utama.
"Titik parkir kita ada sekitar 28 titik parkir yang tersebar di sekitar kampung. Nanti tidak di di sepanjang jalan Jogokariyan itu hanya ada sekitar 3 atau 4 selebihnya di kampung-kampung sebelah," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru