Para pemudik di Terminal Giwangan menjelang Lebaran. [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
- Dhipo, perantau dari Surabaya ke Yogyakarta, melakukan perjalanan bolak-balik dua kali untuk mengikuti program mudik gratis BUMN.
- Dhipo memanfaatkan program mudik gratis bus pada 17 Maret untuk menghemat biaya transportasi agar bisa bertemu ibunya.
- Bambang, perantau Bekasi ke Yogyakarta, berburu tiket kereta ekonomi jauh hari dan membawa sisa dagangan untuk menekan kerugian mudik.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya Bambang menekan kerugian sekaligus tetap bisa pulang kampung tanpa menambah beban biaya. Di tengah tingginya biaya transportasi dan kebutuhan hidup, berbagai cara dilakukan agar tetap bisa pulang kampung.
"Yang penting bisa pulang dan nengok makam bapak ibu," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi