Ilustrasi anak sakit dan dugaan Malapraktik RSUD Prambanan. (pixabay.com)
Baca 10 detik
- RSUD Prambanan menyatakan tidak ditemukan kelalaian medis pada penanganan balita yang meninggal pasca-sedasi pemeriksaan CT scan April 2026.
- Hasil audit internal dan eksternal menegaskan bahwa seluruh prosedur medis yang diberikan kepada pasien telah sesuai standar.
- Polda DIY sedang menyelidiki laporan keluarga korban dan menjadwalkan pemeriksaan terhadap dokter yang menangani pasien tersebut.
Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh Ditreskrimsus Polda DIY.
"Terkait kasus dugaan malapraktik di RSUD Prambanan saat ini masih dalam tahap penyelidikan," kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Ia mengatakan polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang dalam proses awal penyelidikan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan informasi awal terkait kondisi korban dan proses penanganan medis yang diterima.
"Sejauh ini, Polda DIY sudah meminta klarifikasi terhadap 5 orang, yaitu orang tua korban, perangkat desa, pihak posyandu, dan tenaga medis puskesmas," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat