-
Pameran IFBC 2026 di JEC Yogyakarta menawarkan ratusan peluang bisnis waralaba siap jalan.
-
Pilihan kemitraan sangat beragam, mencakup sektor ritel, kuliner kekinian, kesehatan, otomotif, hingga logistik.
-
Selain pameran, tersedia kelas edukasi dan seminar inspiratif untuk membekali calon pengusaha baru.
SuaraJogja.id - Memulai bisnis seringkali terasa menakutkan bagi pemula, terutama karena bingung harus mulai dari mana atau takut sistemnya gagal di tengah jalan. Namun, bagi Anda yang berdomisili di Yogyakarta dan sekitarnya, akhir pekan ini bisa jadi momen titik balik. Info Franchise & Business Concept Expo (IFBC) 2026 resmi digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada 3–5 Juli 2026, membawa ratusan bisnis "siap jalan" yang bisa langsung Anda adopsi tanpa perlu repot membangun sistem dari nol.
Sebagai bagian dari rangkaian pameran peluang usaha terbesar di Indonesia, ajang ini tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menawarkan kemitraan dan waralaba dari beragam sektor industri yang sedang naik daun.
"Mengangkat tema “Grow Beyond Boundaries,” penyelenggaraan IFBC 2026 Yogyakarta mencerminkan optimisme dunia usaha dalam menghadapi perubahan pasar sekaligus memperkuat daya saing melalui inovasi dan kolaborasi.
Pameran ini dirancang untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat dalam mengenal berbagai model bisnis yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini," kata Dewan Penasehat Asosiasi Franchise Indonesia Jahja B. Soenarjo didampingi Head of Brand Strategic & Development Neo Expo Promosindo - Patimatul Sahro usai pembukaan di JEC, Jumat (3/7).
Pameran ke-179 yang digagas Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bersama Neo Expo Promosindo ini hadir dengan dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham, dan BRImo. Hal ini menegaskan bahwa ekosistem waralaba di Indonesia kini semakin terlindungi dan difasilitasi dengan transaksi digital yang mudah.
Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Drs. Anang Sukandar CFE menekankan bahwa acara ini bukan sekadar ajang jual beli putus, melainkan inkubator bagi lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang bisa mendongkrak ekonomi daerah.
"IFBC 2026 Yogyakarta menghadirkan ratusan peluang usaha dari berbagai sektor industri yang siap menjadi referensi bisnis bagi masyarakat Yogyakarta, Jawa Tengah, dan sekitarnya," pungkas Anang.
Pilihan bisnis yang ditawarkan pun sangat beragam, menyesuaikan isi kantong dan minat calon investor. Bagi yang tertarik dengan kepastian pasar, sektor ritel kebutuhan sehari-hari seperti Indomaret, Alfamart, dan Depo Air Minum Biru menawarkan sistem yang sudah sangat teruji.
Sementara itu, tren gaya hidup praktis membuka celah lebar di bisnis laundry profesional. Pemodal bisa melirik Netto Laundromat, LG Commercial Laundry, Maytag, hingga Quick Laundry sebagai solusi usaha harian.
Baca Juga: Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta Bedah Program MBG Lewat Pameran Seni
Sektor F&B (makanan dan minuman) tetap menjadi primadona dengan pilihan yang membuat lapar mata. Untuk minuman kekinian, ada Ducok & Pucok Juara, Teman Coffee, Bingxue, hingga Matcharo.
Jika selera Anda lebih mengarah ke kuliner nusantara yang tak lekang oleh waktu, opsi seperti Si Paling (Padang Keliling), Tahu Go!, Soto Betawi Bang Rano, hingga deretan Warkop modern (Kharisma Bahari, Warkopoint) siap meminang modal Anda. Tak ketinggalan segmen kuliner modern seperti Kebab Turki Babarafi, Burger Bangor, dan Eat Viral.
Bagi generasi muda yang ingin mencoba peruntungan di tren jajanan viral, stand Gemoy Coin, Pang Waffle, Goku Fuwa, hingga Martabak Ningrat bisa jadi pilihan. Ada juga solusi bisnis kue kering kekinian lewat bendera Ina Cookies (Pie Nastar Naslem, Kukids).
Tidak berhenti di urusan perut, IFBC 2026 juga menghadirkan peluang di sektor kesehatan dan perawatan tubuh seperti Apotek Farmakita, King Barber, dan Bodylook Pilates. Bahkan, sektor otomotif (Kabuki Auto Shop, Scudetto), logistik (Bulog), hingga lifestyle (Selfinity, King Billiard) dan transportasi (Maxim) turut membuka pintu kemitraan.
Bagi calon pengusaha, modal uang saja tidak cukup tanpa modal ilmu. Menjawab kebutuhan tersebut, IFBC 2026 menyajikan kelas edukasi selama tiga hari penuh. Calon pengusaha bisa menyerap ilmu dari seminar “Tips Memilih Franchise yang Tepat untuk Bisnis Berkelanjutan” hingga “UMKM Go Franchise: Level Up Your Business!”.
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual juga turun tangan membeberkan pentingnya hak merek. Tak luput, ada kelas khusus “Wirausaha Purnabakti” yang disiapkan bagi mereka yang ingin masa pensiunnya tetap produktif dan menghasilkan cuan, serta sesi “Berani Jadi Entrepreneur Sejak Muda” untuk membakar semangat para milenial dan Gen Z.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Teknologi Pelajar dan Mahasiswa
-
Diserbu Hampir 1 Juta Pasien RI, Malaysia Kantongi RM2.2 Miliar dari Wisata Kesehatan
-
Menguliti Paradoks Ekonomi Jogja: Kemiskinan Menurun, Ketimpangan Masih Membesar
-
BRI Group Raih Penghargaan Atas Kepemimpinan, ESG, Hingga Inklusi Keuangan