- ASUS ROG membuka rangkaian ROG AI Masterclass di Jogja pada 14 Agustus 2026, sebelum berlanjut ke kota lain di Indonesia.
- Peserta diperkenalkan konsep Local AI dan agentic AI, termasuk Omni dan Zenbook Cloud, yang dirancang untuk membantu produktivitas dan pekerjaan rutin secara lebih efisien.
- Acara dikemas lewat workshop, diskusi, studi kasus, dan hands-on experience bersama Mindplace dan La Junta, sekaligus memberi kesempatan mencoba langsung laptop gaming AI terbaru ASUS ROG.
SuaraJogja.id - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) semakin pesat dan kini menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari pembuatan konten, peningkatan produktivitas, hingga mendukung bisnis kreatif.
Menyadari hal itu, ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi menggelar ROG AI Masterclass di Yogyakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kota budaya ini dipilih sebagai lokasi perdana sebelum rangkaian acara berlanjut ke berbagai kota lain di Indonesia sepanjang tahun.
Program ini dirancang sebagai ruang belajar interaktif bagi pegiat digital, profesional, pekerja kreatif, dan komunitas lokal.
Peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoretis, tetapi juga kesempatan mencoba langsung laptop gaming AI terbaru dari ASUS ROG yang mendukung kebutuhan gaming, kreativitas, hingga produktivitas.
Product Marketing ASUS ROG Indonesia, Vania Margonoharto, menekankan bahwa materi yang dibawa tidak hanya membahas aplikasi AI yang sudah digunakan sehari-hari, tetapi juga arah perkembangan ke depan.
“Dalam ROG AI Masterclass, kami tidak hanya membahas aplikasi AI yang sudah digunakan sehari-hari, tetapi juga mencoba melihat ke mana perkembangan AI selanjutnya. Karena itu, kami membahas agentic AI dan AI yang berjalan secara lokal (local AI),” ujarnya.
Menurut Vania, teknologi AI lokal akan semakin penting karena mampu bekerja langsung di perangkat tanpa bergantung penuh pada layanan cloud.
ASUS ROG sendiri telah memperkenalkan Omni sebagai virtual assistant dan Zenbook Cloud untuk membantu pekerjaan rutin agar lebih efisien.
Sementara itu, Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, menegaskan bahwa AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan.
Baca Juga: Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
“AI kini bukan lagi teknologi masa depan, melainkan bagian dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. Melalui ROG AI Masterclass, kami ingin membantu komunitas memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara praktis untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan kualitas kerja,” katanya.
Acara ini dikemas dalam bentuk workshop, diskusi interaktif, studi kasus, dan demonstrasi. ASUS ROG berkolaborasi dengan Mindplace dan menghadirkan konten kreator La Junta untuk memberikan pembelajaran aplikatif.
Peserta diajak memahami cara membangun workspace berbasis AI, merancang workflow produktif, mengenal peran AI Agent, hingga mempelajari konsep Local AI dalam berbagai skenario nyata.
Selain itu, peserta juga berkesempatan mencoba langsung performa laptop gaming terbaru seperti ASUS TUF Gaming F16 dan TUF Gaming A14, yang sudah dilengkapi akses 3 bulan PC Game Pass dengan lebih dari 200 game.
Sebagai nilai tambah, seluruh peserta memperoleh sertifikat keikutsertaan sebagai bukti komitmen dalam mempelajari teknologi AI.
Setelah Yogyakarta, rangkaian ROG AI Masterclass akan berlanjut ke Malang pada akhir September 2026.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan