- Pemda DIY menjajaki kerja sama pengiriman sperma sapi unggul dari Selandia Baru untuk mengatasi keterbatasan lahan peternakan.
- Gubernur DIY dan Dubes Selandia Baru membahas rencana pembentukan hubungan sister province di Komplek Kepatihan Yogyakarta pada Jumat.
- Kedutaan Besar Selandia Baru akan mengkaji provinsi mitra yang sesuai untuk mengembangkan berbagai sektor termasuk peternakan dan agrikultur.
Sementara Philip membenarkan pihaknya tengah menjajaki kemungkinan memperluas kerja sama dengan DIY di tingkat provinsi. Berbagai potensi kerja sama, termasuk kemungkinan membangun hubungan sister province dengan salah satu provinsi di Selandia Baru.
"Kami bicara mengenai beberapa hal, seperti bagaimana New Zealand bersama daerah Jogja bisa bekerja sama. Termasuk kemungkinan ada provinsi di New Zealand yang bisa menjadi sister province bersama Jogja," kata Philip.
Menurut dia, sejumlah sektor berpotensi dikembangkan melalui kerja sama tersebut. Mulai dari kultur, akuakultur, investasi hingga bidang lainnya seperti penanganan bencana. Untuk tahap berikutnya, Kedutaan Besar Selandia Baru akan mencari provinsi yang dinilai paling sesuai untuk menjadi mitra DIY.
"Kami akan mencoba mencari suatu provinsi di New Zealand yang mungkin cocok untuk follow up bersama staf Bapak Gubernur mengenai ide sister province itu," ujarnya.
Philip mengatakan, selama ini kerja sama Selandia Baru dan Indonesia memang sudah berjalan di berbagai sektor. Namun, sebagian besar masih berada pada tingkat nasional.
"Kerja sama New Zealand dan Indonesia antara lain di bidang agrikultur, energi baru terbarukan, dan pendidikan," katanya.
Dengan populasi Selandia Baru yang hanya sekitar lima juta orang, Philip menyebut negaranya memiliki kapasitas yang terbatas. Karena itu, pihaknya harus menentukan sektor dan wilayah yang paling potensial untuk dikembangkan bersama DIY.
"Jogja adalah kandidat yang baik bagi kami untuk mencoba mencari peluang lain untuk lebih banyak terlibat," katanya.
Ia juga melihat adanya potensi kerja sama di sektor teknologi dan industri pertanian yang sebelumnya dibahas bersama Gubernur DIY.
Namun, Philip menegaskan pihaknya masih perlu melakukan kajian lebih lanjut sebelum menentukan provinsi di Selandia Baru yang akan menjadi mitra DIY.
"Kami harus melakukan pekerjaan rumah sebagai kedutaan untuk menentukan tempat terbaik yang menjadi fokus kerja sama," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais