Budi Arista Romadhoni
Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:57 WIB
Ilustrasi Romo Vincentius Kirjito Pr yang menjelaskan memanen air hujan sebagai solusi menghadapi musim kemarau. [Foto Putu/Ilustrasi Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Romo Vincentius Kirjito mengampanyekan pemanenan air hujan untuk mengatasi kekeringan di Desa Bunder Klaten sejak 2014.
  • Kondisi geologi batuan padat di kawasan Merapi Purba menyebabkan air hujan sulit tersimpan di dalam tanah.
  • Warga menampung dan mengolah air hujan melalui bak penampungan untuk mencukupi kebutuhan air bersih saat kemarau.

"Air hujan yang akan diminum harus melalui pengolahan menggunakan sistem elektrolisis atau mengalirkan arus listrik kecil. Hal itu untuk membunuh mikroba dan menyesuaikan tingkat pH air agar layak minum," jelasnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA), Iwan Aang Soenandi menyatakan pengabdian yang tidak berhenti pada transfer pengetahuan satu arah.

"Penguatan riset terapan serta kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan media menjadi bagian penting dari upaya tersebut," jelasnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Load More