Budi Arista Romadhoni
Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:03 WIB
Penggunaan jaringan 5G XLSMART di perjalanan Jogja-Solo menggunakan KAIS 4 dari Stasiun Yogyakarta, Kamis (15/9/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • XLSMART menguji kecepatan 5G hingga lebih dari 200 Mbps menggunakan kereta dari Yogyakarta ke Solo pada Kamis, 15 September 2026.
  • Median kecepatan unduh 5G XL meningkat dari 41,08 Mbps menjadi 149,08 Mbps pada semester pertama 2026.
  • Perusahaan memperluas cakupan jaringan 5G hingga menargetkan 26 kota di Jawa Tengah pada Oktober 2026.

SuaraJogja.id - Seberapa ngebut internet 5G saat digunakan di tengah perjalanan kereta api? XLSMART menjajal pengalaman menggunakan jaringan 5G dalam perjalanan yang melintasi wilayah Yogyakarta dan Solo menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) 4 dari Stasiun Yogyakarta, Kamis (15/9/2026).

Dalam pengujian tersebut, kecepatan internet terukur lebih dari 200 Mbps di sejumlah titik, tetapi berubah ketika kereta bergerak dan memasuki wilayah berbeda.

Pengujian ini menjadi cara untuk melihat pengalaman nyata pelanggan ketika menggunakan jaringan seluler dalam kondisi bergerak.

Koneksi internet kini tidak hanya dibutuhkan saat berada di rumah atau kantor, tetapi juga ketika bepergian, bekerja, berkomunikasi, hingga membuat konten digital.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART Merza Fachys, menyatakan pengembangan jaringan menjadi bagian penting untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Pengujian kecepatan dilakukan di sejumlah titik perjalanan. 

"Pada salah satu titik, kecepatan tercatat sekitar 120 Mbps, sedangkan di titik lain hasilnya bisa lebih dari 200 Mbps. Ketika kereta bergerak dan memasuki wilayah Yogyakarta, kecepatan yang terukur kembali berubah," paparnya.

Kualitas jaringan XLSMA juga tercermin dari pengukuran independen Ookla Speedtest Intelligence. Median kecepatan unduh 5G XL meningkat dari 41,08 Mbps pada semester pertama 2025 menjadi 149,08 Mbps pada semester pertama 2026, atau tumbuh sekitar 263 persen.

Hasil tersebut memperlihatkan performa jaringan dapat berbeda mengikuti lokasi dan kondisi perjalanan. Pengujian ini sekaligus menjadi cara untuk melihat pengalaman pelanggan secara langsung, bukan hanya berdasarkan pengukuran di satu tempat.

Jalur kereta dipilih karena menjadi salah satu ruang mobilitas masyarakat yang padat. Penumpangnya bukan hanya wisatawan, melainkan juga masyarakat yang bepergian untuk bekerja, belajar, berdagang, maupun menjalankan aktivitas lainnya.

Baca Juga: Tol Jogja-Solo Ruas Prambanan-Purwomartani Fungsional Mulai 16 Maret, Simak Skemanya

Konektivitas internet dinilai semakin penting karena aktivitas wisatawan ikut menggerakkan perekonomian daerah. Pelaku usaha, pekerja, dan masyarakat membutuhkan akses digital untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

"Sekarang enggak ada bisnis yang enggak butuh koneksi digital," paparnya.

Penggunaan jaringan 5G XLSMART di perjalanan Jogja-Solo menggunakan KAIS 4 dari Stasiun Yogyakarta, Kamis (15/9/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)

Dia menambahkan, XLSMART juga berkomitmen menghadirkan layanan internet dengan harga terjangkau di tengah dorongan pemerintah memperluas akses internet murah dengan kecepatan minimal 100 Mbps dibawah Rp.100.000. Meski tidak diwajibkan mengikuti skema tersebut, perusahaan menyatakan akan berupaya menawarkan layanan dengan harga semurah mungkin.

"Kita enggak wajib, tetapi kita akan lakukan semurah mungkin. Pokoknya murah," ujarnya.

Selain keterjangkauan tarif internet, perusahaan itu memastikan pemeliharaan infrastruktur jaringan, termasuk inventarisasi peralatan yang perlu diganti di kawasan terdampak bencana di Indonesia.

Meski demikian, jumlah peralatan yang perlu diantisipasi disebut tidak banyak. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga infrastruktur telekomunikasi seperti Sumatera dan Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan agar tetap bisa mendukung kebutuhan layanan masyarakat.

Load More