facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

350 Ribu Orang Bergejala, Korea Utara Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19

Eleonora PEW Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:12 WIB

350 Ribu Orang Bergejala, Korea Utara Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19
Ilustrasi COVID-19 (pixabay.com)

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi pusat komando antivirus pada Kamis (12/5) untuk memeriksa situasi.

Dalam laporan lain, KCNA mengatakan otoritas kesehatan berusaha mengatur sistem pengujian dan perawatan serta meningkatkan upaya desinfeksi.

Penyebaran virus yang cepat menyoroti potensi krisis besar di negara yang kekurangan sumber daya medis itu. Korut menolak bantuan internasional untuk vaksinasi dan telah menutup perbatasannya.

Kalangan analis mengatakan wabah COVID-19 tahun ini dapat memperburuk krisis pangan serta di negara yang terisolasi itu.

Lockdown, kata mereka, akan menghambat perjuangan keras melawan kekeringan dan mobilisasi tenaga kerja di negara itu.

Baca Juga: Terapkan Lockdown, Korea Utara Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19

Korut, yang telah menolak pasokan vaksin dari program berbagi vaksin global COVAX dan China, mungkin membuat sebagian besar orang dalam masyarakat yang relatif muda berisiko lebih tinggi terinfeksi.

Calon menteri unifikasi dari Korea Selatan yang bertanggung jawab atas hubungan antar-Korea Kwon Young-se menyatakan bersedia mendorong bantuan kemanusiaan untuk Korut, termasuk perawatan COVID, mengirim persediaan jarum suntik dan peralatan medis lainnya.

Sementara itu, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan AS tidak berencana mengirim vaksin ke Korut tetapi mendukung upaya internasional untuk memberikan bantuan kepada orang-orang yang rentan di sana.

AS mendesak Pyongyang untuk memfasilitasi upaya itu. [ANTARA]

Baca Juga: Update Covid-19 Global: Korea Utara Laporkan Kematian Pertama

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait