- Kebakaran melanda sebuah warmindo di Sleman pada Senin siang akibat kebocoran gas dapur.
- Ledakan dari kebocoran gas tersebut menyebabkan tiga pegawai warmindo mengalami luka-luka bakar serius.
- Peristiwa yang menghanguskan dua ruko ini menimbulkan kerugian material hingga mencapai sekitar Rp200 juta.
SuaraJogja.id - Kebakaran terjadi di sebuah warmindo di Karangjati Wetan, Gemawang, Sinduadi, Mlati, Sleman, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB siang. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga pegawai mengalami luka bakar.
Komandan Regu I Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman, Bayu Ibrahim Aji mengatakan kebakaran diduga dipicu kebocoran gas dari dapur warmindo.
"Kebakaran dugaan awal dari kebocoran gas yang berada di dapur warmindo," kata Bayu dalam keterangannya, Senin siang
Sebelum kejadian, para pegawai diketahui sedang memasak di dalam warung. Warga sekitar disebut sempat mencium bau gas dan memperingatkan pegawai warung.
Baca Juga:Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan
Namun, kebocoran gas yang sebelumnya tercium itu kemudian memicu ledakan sebelum gas tersebut sempat dikeluarkan dari area dapur.
"Sebelum gas dikeluarkan terjadi ledakan di dalam warmindo sehingga karyawan sampai terpental ke luar warung. Tiga pegawai warmindo mengalami luka bakar," ujarnya.
Setelah itu, api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian atap serta barang-barang di sekitar dapur.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan peralatan seadanya. Namun api semakin membesar, seorang warga kemudian menghubungi kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman pada pukul 10.43 WIB.
Petugas Damkar Sleman berangkat dari markas pada pukul 10.44 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.59 WIB. Pemadaman kemudian dilakukan bersama unsur Damkar Kota, Damkar UGM, Polri, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Sleman, serta ambulans.
Baca Juga:Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
"Api berhasil dipadamkan pada pukul 11.20 WIB," imbuhnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas mengerahkan dua kendaraan pemadam dan menggunakan sekitar lima tangki air.
Adapun objek yang terbakar merupakan dua ruko kios dengan luas sekitar 10x6 meter. Kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Sementara itu, tiga pegawai warmindo yang mengalami luka bakar akibat kejadian tersebut mendapat penanganan dengan dukungan ambulans yang berada di lokasi.
Bayu mengatakan proses pemadaman berlangsung sekitar 21 menit sejak petugas mulai melakukan penanganan hingga api dinyatakan berhasil dipadamkan.