- Seorang dosen UST Yogyakarta diduga melakukan kekerasan seksual terhadap empat mahasiswanya, menyusul kasus serupa di ISI Yogyakarta.
- Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengritik keras maraknya kekerasan seksual yang mencerminkan rendahnya keadaban publik di dunia pendidikan.
- Rektor Unisa Yogyakarta Warsiti menegaskan komitmen memperkuat kontribusi kemanusiaan melalui pembaruan visi dan misi periode 2026.
"Arah tersebut ditopang tiga misi, yakni menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, mengimplementasikan Al Islam Kemuhammadiyahan dan risalah perempuan berkemajuan; serta mengembangkan ekosistem inovasi berdampak berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi," paparnya.
Warsiti menjelaskan, perjalanan pengembangan UNISA dimulai melalui beberapa fase. Pada periode 2026–2030, kampus memasuki UNISA Berkembang Fase 2 dengan fokus meningkatkan daya saing internasional.
Adapun pada 2031–2035, UNISA menargetkan diri menjadi institusi pilihan dan unggul dengan reputasi internasional yang kokoh. Transformasi itu diharapkan tidak hanya menghasilkan kampus yang unggul secara akademik.
"Namuni institusi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat," imbuhnya.
Baca Juga:161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya
Kontributor : Putu Ayu Palupi