SuaraJogja.id - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Clara Straordinaria, sempat merasa bersalah karena telah membuat heboh dunia maya. Pasalnya, ia meminta Rektor UNY Sutrisna Wibawa mewujudkan konser musik sejumlah musisi nasional melalui jalur pribadi (direct message/DM) di akun Instagram.
"Saya kan sebenarnya merasa nggak enak tuh. Apa saya nggak sopan ya, tiba-tiba DM Rektor. Ada perasaan seperti itu," kata Clara kepada Suara.com, Sabtu (06/04/2019).
Clara menceritakan kegundahan itu kepada beberapa dosen yang ia kenal. Ia ingin mendapatkan masukan untuk menghilangkan rasa bersalah. Ia juga ingin meminta maaf kepada Sutrisna.
Mayoritas dosen yang ia mintai pendapat justru menghiburnya. Mereka mengatakan Clara tak perlu minta maaf. Ia bahkan mendapatkan pujian sebab telah membantu Sutrisna mempromosikan kampusnya secara tidak langsung. Sebagian dosen juga meminta Clara meningkatkan IPK-nya.
"Kebanyakan dosen-dosen bilangnya, udah enggak usah. Pak Rektornya aja santai kok," kata dia.
Menurut Clara, rektornya memang suka bercanda. Selain baik dan jenaka, Clara mengidolakan sang rektor karena pandai bermain ketoprak. Sebelum namanya viral, Clara mengaku pernah menonton pertunjukan ketoprak yang dimainkan oleh rektornya.
Clara tak menyangka rektor akan membalas pesan DM yang dikirimkannya. Bahkan, permintaannya untuk membuat konser dalam rangkaian Dies Natalis pun diwujudkan. Padahal, awalnya ia mengira ide untuk membayar tiket dengan menunjukkan IPK itu hanya candaan rektor semata.
Ia mendukung ide Sutrisna tersebut. Sebab, saat ini banyak mahasiswa mengesampingkan prestasi akademik demi mengejar pengalaman. Mereka menganggap IPK tidak penting dan tidak terlalu berguna di masa mendatang.
"Kalau ada kaya gini kan, ah mau naikin IPK biar besok bisa nonton konser, duduknya biar enak gitu," kata Clara.
Baca Juga: Nisan Salib di Yogyakarta Dibakar, Terduga Pelaku Sempat Tidur di Makam
Perempuan asal Ngawi, Jawa Timur ini berharap konser Maliq & d'Essentials di UNY nanti akan berjalan dengan lancar. Ia juga berharap acara serupa akan diselenggarakan tiap tahun.
Kontributor : Sri Handayani
Berita Terkait
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Aksi Nyata Sobat Bumi UNY, Wujud Kepedulian Mahasiswa untuk Desa dan Alam
-
Mahasiswa UNY Ciptakan Aplikasi G-Waqf, Inovasi Wakaf Hijau untuk Solusi Ekologis Islam
-
Tim PkM UNY Adakan Lokakarya Perempuan Islam Berkemajuan untuk Wujudkan Peradaban Utama
-
Siswa MTS Sukoharjo Dibekali Jurus Ampuh Komunikasi Efektif di Era Digital!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana