SuaraJogja.id - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto sempat menggebrak-gembrak meja podium, saat berorasi di Stadion Kridosono, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/4/2019).
Prabowo tampak emosional sehingga menggebrak-gebrak meja podium tatkala menguraikan persoalan ekonomi politik, yang disebutnya dirusak oleh segelintir elite di Jakarta.
“Segelintir elite di Jakarta seenak-enaknya saja merusak negara ini. Mereka itu bajingan-bajingan. Nanti pasti ada yang bertanya, ’Eh Prabowo sebut siapa yang dimaksud itu’. Nanti gue sebut nama lengkap dan alamatnya ya,” tutur Prabowo.
Selanjutnya, ia sempat mengatakan TNI dan Polri harus netral alias tak berpihak pada Pemilu dan Pilpres 2019.
“Tentara dan polisi adik-adikku, jangan mau dijadikan alat pro-asing. Kalian ini adalah tentara rakyat, benar kan?” kata Prabowo sembari menggebrak-gebrak meja podium.
Seusai Prabowo menggebrak meja podium, sejumlah tim sukses termasuk Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais berdiri dari kursi dan mendekati Prabowo.
Amien Rais dan sejumlah petinggi partai pendukung, memang duduk di kursi sisi belakang podium tempat Prabowo berorasi.
Tak hanya itu, dalam orasinya, Prabowo juga menyampaikan pemerintah kerap mempertentangkan Islam dan nasionalisme. Padahal menurutnya, negara Indonesia bisa berdiri juga atas perjuangan orang Islam.
Ia juga memperingatkan media-media yang meliput, terutama yang berseberangan dengan dirinya.
Baca Juga: Refarming Pita Frekuensi Rampung, Kominfo: Layanan 4G Lebih Merata
Menurutnya, media-media datang bukan untuk meliput, melainkan menunggu dirinya melakukan kesalahan.
Prabowo mengungkapkan ia muak dibohongi oleh pemerintah. Ia menyebutkan ribuan aset milik rakyat dirampok.
“BUMN kebanggaan rakyat, Garuda, Pertamina, PLN, semua dirampok,” katanya seperti diberitakan Harianjogja.com—jaringan Suara.com.
Dalam kampanye ini, hadir massa dari Gunungkidul, yang melakukan perjalanan tanpa kendaraan sejak malam sebelumnya.
Pendukungnya dari Gunungkidul itu berjumlah 100 orang, dengan rincian 95 laki-laki dan 5 perempuan. Mereka berangkat dari rumah pukul 9.00 malam dan tiba pagi sekitar pukul 7.00 WIB.
Rombongan dari Gunungkidul ini diberi kesempatan untuk naik panggung dan bertemu langsung Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran