SuaraJogja.id - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul di tempat pemungutan suara (TPS) yang menjadi lokasi Gubernur DIY Sri Sultan HB X menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019), hari ini.
Hasil penghitungan suara yang dilakukan petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) TPS 15, di Ndalem Cokronegaran, Panembahan, Kecamatan Keraton, Yogyakarta, menyebutkan pasangan 01 mendapat 172 suara, sedangkan pasangan nomor urut 02 hanya memperoleh 55 suara.
Sedangkan, surat suara pemilih presiden dan wakil presiden yang gugur atau tidak sah berjumlah empat surat suara.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS yang berada di dekat lingkungan Keraton Yogyakarta itu sebanyak 285 pemilih ditambah 7 orang yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
Sebelumnya, Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X mencoblos di TPS 15, di Ndalem Cokronegaran, Panembahan, Keraton didampingi permaisuri GKR Hemas serta para putrinya, yaitu GKR Hayu, GKR Condro Kirono, dan GKR Bendoro dan para menantu.
Usai melakukan pencoblosan, orang nomor satu di Daerah Istimewa Yogyakarta itu berharap presiden terpilih dalam pemilihan umum kali ini bisa lebih baik.
"Harapan saya untuk pemimpin Indonesia lebih baik. (Soal) pilihan silahkan saja," kata Sultan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat