SuaraJogja.id - Selama bulan Ramadan, aktivitas masjid sebagai sarana beribadah di berbagai daerah Indonesia kerap kali menunjukan peningkatan. Namun, banyaknya jemaah yang berlomba beribadah di masjid, tentunya tak bisa dilepaskan dari risiko kehilangan barang.
Kebijakan menarik diterapkan di salah satu masjid bersejarah, Masjid Jogokariyan yang berada di kampung Jogokariyan, Mantrijeron, Yogyakarta. Pengurus masjid setempat memberikan garansi kepada jemaah yang barangnya hilang saat beribadah akan mendapat ganti.
"Kita mengganti sandal yang hilang dengan sandal yang baru dengan merek yang sama, biar jamaah yang salat merasa tenang. Sandal hilang kita ganti, sepeda ontel hilang kita ganti, bahkan sepeda motor yang hilang insyaallah kita ganti," kata Komandan keamanan takmir masjid Jogokariyan Joko Kadir, Jumat (10/5/2019)
Diakuinya, meski masjid tersebut telah memasang puluhan CCTV dan mempekerjakan enam orang satpam untuk memantau barang-barang milik jamaah selama 24 jam, namun risiko kehilangan cukup besar.
Kadir mengemukakan dengan adanya garansi dari pengurus takmir masjid, diharapkan jemaah akan merasa tenang dan nyaman dalam beribadah.
Lebih lanjut, Kadir menambahkan kebijakan yang sudah dimulai sejak medio 2010 tersebut, tidak memiliki prosedur yang rumit dan berbelit.
Jika barang jemaah ada yang hilang, kata kadir, jemaah dipersilakan melapor, kemudian pihaknya akan mengecek CCTV dan langsung mengganti barangnya, jika terbukti terjadi pencurian.
Dijelaskan Kadir, dana yang digunakan untuk menerapkan kebijakan tersebut diambil dari infak parkir yang terpisah dengan infak masjid.
"Keamanan punya infak parkir, hasilnya digunakan untuk pengelolaan keamanan, alhamdulillah selama ini cukup (untuk pengelolaan keamanan)," tuturnya.
Baca Juga: Kisah Masjid Keramat, Saksi Bisu Islam Masuk ke Kalimantan Selatan
Kontributor : Rahmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris