Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Jum'at, 10 Mei 2019 | 16:44 WIB
Masjid Jogokaryan. [Suara.com/Rahmad Ali]

SuaraJogja.id - Selama bulan Ramadan, aktivitas masjid sebagai sarana beribadah di berbagai daerah Indonesia kerap kali menunjukan peningkatan. Namun, banyaknya jemaah yang berlomba beribadah di masjid, tentunya tak bisa dilepaskan dari risiko kehilangan barang.

Kebijakan menarik diterapkan di salah satu masjid bersejarah, Masjid Jogokariyan yang berada di kampung Jogokariyan, Mantrijeron, Yogyakarta. Pengurus masjid setempat memberikan garansi kepada jemaah yang barangnya hilang saat beribadah akan mendapat ganti. 

"Kita mengganti sandal yang hilang dengan sandal yang baru dengan merek yang sama, biar jamaah yang salat merasa tenang. Sandal hilang kita ganti, sepeda ontel hilang kita ganti, bahkan sepeda motor yang hilang insyaallah kita ganti," kata Komandan keamanan takmir masjid Jogokariyan Joko Kadir, Jumat (10/5/2019)

Diakuinya, meski masjid tersebut telah memasang puluhan CCTV dan mempekerjakan enam orang satpam untuk memantau barang-barang milik jamaah selama 24 jam, namun risiko kehilangan cukup besar.

Baca Juga: Kisah Masjid Keramat, Saksi Bisu Islam Masuk ke Kalimantan Selatan

Kadir mengemukakan dengan adanya garansi dari pengurus takmir masjid, diharapkan jemaah akan merasa tenang dan nyaman dalam beribadah.

Lebih lanjut, Kadir menambahkan kebijakan yang sudah dimulai sejak medio 2010 tersebut, tidak memiliki prosedur yang rumit dan berbelit.

Jika barang jemaah ada yang hilang, kata kadir, jemaah dipersilakan melapor, kemudian pihaknya akan mengecek CCTV dan langsung mengganti barangnya, jika terbukti terjadi pencurian.

Dijelaskan Kadir, dana yang digunakan untuk menerapkan kebijakan tersebut diambil dari infak parkir yang terpisah dengan infak masjid.

"Keamanan punya infak parkir, hasilnya digunakan untuk pengelolaan keamanan, alhamdulillah selama ini cukup (untuk pengelolaan keamanan)," tuturnya.

Baca Juga: Tarawih Spesial di Masjid Hijau Cambridge London, Masjid Pertama di Inggris

Kontributor : Rahmad Ali

Load More