SuaraJogja.id - Kepolisian Sektor (Polsek) Mlati Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meringkus dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial TLS (21) dan JOL (21) yang diketahui merupakan warga asal Toba, Sumatera Utara.
Sebelum ditangkap kedua pelaku diketahui menjalankan aksinya di rumah Agnes Sumarti, Warga Germawang RT 02/RW43 Sinduadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakart (DIY) pada Jumat (14/6/2019) lalu.
Saat peristiwa terjadi sekitar Pukul 12.30 WIB, Agnes sedang keluar rumah mencari makan. Ketika kembali sekira Pukul 14.30 WIB, korban terkejut melihat jejak kaki di dinding dan lantai kamar mandi.
Karena curiga, korban mengecek kamar tidurnya, dan ternyata benar barang-barang miliknya hilang berupa satu gelang emas seberat 40 gram, satu kalung perak, satu liontin dan kartu atm. Total kerugian yang dialami korban sekitar Rp 20 juta lebih.
Mengalami kejadian tersebut, Agnes kemudian melaporkannya ke kantor polisi terdekat. Tak perlu waktu lama, anggota kepolisian berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian yang tak lain adalah pemuda yang indekos di kediaman Agnes.
Sekira Pukul 23.00 WIB, Polisi berhasil menangkap pelaku yang diketahui indekos di Rumah Agnes sejak tiga pekan sebelum melakukan aksinya.
"Dua pelaku ini ternyata sudah tiga minggu ngekos di tempat Bu Agnes ini. Jadi pelaku tahu, kapan Ibu Agnes keluar," kata Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu Kamis (20/6/2019)
Yugi menambahkan, karena pelaku sudah lama ngekos di tempat Agnes, jadi mereka sudah mengetahui dan mempelajari kapan Agnes keluar rumah. Saat situasi sudah tepat, mereka melakukan aksinya.
"Setelah dia tahu ibu kos keluar, mereka melakukan aksinya dengan memanjat eternit di depan kamar dia. Kemudian mereka turun di kamar mandi Agnes, dari kamar mandi tersebut mereka langsung masuk ke kamar ibu kos ini," kata Yugi
Baca Juga: Polisi Ringkus 4 Pelaku Perusakan dan Pencurian di Mobil Brimob
Dari hasil kejahatan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu buah gelang emas seberat 40 gram, satu buah kalung perak, satu buah liontin warna biru, dan satu buah celana pendek berwarna coklat yang digunakan pelaku untuk menyembunyikan barang hasil curian.
Saat ini para pelaku diancam Pasal 363 Ayat 1 (4e),(5e) KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.
Kontributor : Rahmad Ali
Berita Terkait
-
Burung Murai Medan di Toko Digondol Maling, Pemilik Merugi Rp 16 Juta
-
Kepergok Masuk ke Kamar Pengantin Perempuan, Parji Diamuk Warga
-
Dalih Ngebet Nikah, Eks Pegawai Bobol Brankas Kantor Dino Patti Djalal
-
Curi HP di Toko Kosmetik, Bagol dan Aldi Dibekuk Polisi Berkat Kamera CCTV
-
Asyik Nonton Reka Adegan Curanmor, Remaja Ini Ikut Kehilangan Motor di TKP
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
Terkini
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik
-
Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak
-
Jangkau 60 Ribu Desa, 1,06 Juta BRILink Agen Dorong Literasi Keuangan Masyarakat
-
Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar