SuaraJogja.id - Nahas dialami Paiyo (50), warga Dusun Srumbung Desa Segoroyoso Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pria paruh baya yang sebentar lagi akan menggelar acara pernikahan anaknya tersebut justru meregang nyawa di atas pohon ketika sedang bekerja memangkas pohon.
Paiyo, selama ini memang dikenal sebagai buruh serabutan yang juga sering menerima order memangkas pohon serta juga jual beli kayu. Pada Kamis (29/8/2019), ia mendapat order memangkas Pohon Munggur di lahan milik Haryanto (50) yang berada di Dusun Sanan, Desa Bawuran, Kecamatan Pleret tak jauh dari rumahnya.
Pada pagi hari, Paiyo memulai memangkas Pohon Munggur seorang diri. Awalnya, pekerjaan tersebut berjalan lancar. Terlihat dari beberapa dahan di bagian bawah pohon tersebut telah terpotong dengan rapi.
Sekitar pukul 14.00 WIB, warga masih melihat Paiyo sedang beristirahat sembari menikmati bekal yang dibawanya. Tak berselang beberapa lama, tubuh Paiyo sudah tersangkut di salah satu dahan bercabang. Tak jauh dari posisinya, terlihat dahan pohon yang menyangkut di kabel listrik.
Baca Juga: Main Benteng-bentengan di Sekolah, Siswa SD Tewas Tersetrum
Seorang warga yang melintas, Mamek (32) pun terkejut dengan adanya tubuh tersangkut. Spontan, Mamek berteriak karena sesosok tubuh tersebut sudah kaku dengan posisi hampir jatuh, kepala menengadah dan kaki menjepit erat dahan yang ia duduki
"Saya juga lapor Basarnas kebetulan ada nomornya,"ujarnya.
Warga sekitar lokasi kejadian, Budiyanto mengaku tidak ada yang mengetahui persis kejadian tersebut. Namun, warga menduga saat korban berusaha memangkas dahan ada yang dipotong menyangkut kabel listrik. Hal tersebut diperkuat dengan jarak antara pohon dan kabel listrik tak lebih dari dua meter.
"Dahannya itu udah patah, tetapi tak sempat jatuh ketika menimpa kabel,"ujarnya
Proses evakuasi tubuh korbanpun berlangsung cukup lama. Proses penurunan mayat korban tersebut berlangsung dari pukul 15.00 WIB.
Tubuh korban baru berhasil diturunkan dan diserahkan ke keluarga sekitar pukul 17.45 WIB atau tepat azan magrib selesai berkumandang.
Baca Juga: Demi Selfie, Remaja Ini Tewas Tersetrum Saat Panjat SUTET
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Gelar Kunjungan Industri, Siswa MAN 2 Bantul Praktik Olah Bandeng Juwana
-
Mempelajari Pembentukan Pulau Jawa di History of Java Museum
-
MAN 2 Bantul Terima Wakaf dari Keluarga Almh Hj. Munifah binti Istamar
-
Penyerahan Sertifikat Wakaf kepada Keluarga Hj. Munifah di MAN 2 Bantul
-
Sukseskan SNPDB 2025/2026: Kepala MAN 2 Bantul Ikuti Sosialisasi
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi