SuaraJogja.id - Sosok RA Nadia Ayu Cahyaningtyas langsung mencuri perhatian warganet, khususnya di DI Yogyakarta, begitu mereka tahu, di usianya yang masih muda, dirinya memilih mengabdikan diri untuk Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Hal tersebut dikabarkan oleh akun resmi Instagram @kratonjogja, Selasa (1/10/2019).
Dikutip dari situs web resmi Keraton Jogja, Nadia lulus pada 2017. Begitu tamat kuliah, alumnus Universitas Mercu Buana Yogyakarta itu melamar pekerjaan di sejumlah perusahaan.
Namun, ada yang mengganjal di hatinya. Lantas, tak lama setelah mendapat panggilan dari perusahaan, ia menuruti kata hati ketika ayahnya mendapat dawuh dari Gusti Hadiwinata supaya ia bertugas di Keraton.
Abdi Dalem yang diwisuda di Keraton pada Januari 2018 itu kemudian mengemban tugas yang tak mudah di Panitikisma, bagian yang mengurus tanah-tanah milik Keraton.
Ia mengatakan, tugas di Panitikisma berhubungan dengan geografi dan hukum, sementara dulunya dia kuliah jurusan ekonomi manajemen.
Meski begitu, tantangan terebut tetap dijalani Abdi Dalem dengan Paring Dalem Nyi Raden Wedana Kismaretnapuspita ini, dan setelah dua bulan bekerja di Panitikisma, cicit istri Sultan Hamengkubuwana VIII ini diamanati tugas tambahan di Wahana Sarta Kriya. Dirinya belajar ladosan, menyajikan sajen, dan caos dhahar di situ.
Warganet pun terkesima dengan keputusan Nadia untuk menuruti panggilan jiwanya. Pujian untuk cucu almarhum Gusti Hadiwidjojo, Mantan Kepala Tepas Wahana Sarta Kriya ini pun membanjiri unggahan @kratonjogja.
"Salut," ungkap @erwinhsu.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Batik Putri Keraton di Museum Ullen Sentalu Yogyakarta
"Mantul Mbak Ayu, tetap lestarikan budaya Kraton," komentar @iis_syaifullah.
"Respek (emoji tangan mengatup)," tambah @raddienz_win.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat