GSM di sekolahnya baru dimulai pada Januari 2019. Dimulai dengan workshop dan pendekatan awal. Sekolah memilih untuk terlebih dahulu menumbuhkan lingkungan dan kebiasaan positif di dalam kelas, serta tugas-tugas berbasis project untuk menggali kreativitas anak.
Namun tak berbeda dengan apa yang telah dikisahkan oleh Aristha dan Aditho, sesi sharing time atau berbagi menjadi salah satu kegiatan yang memberikan dampak signifikan bagi siswa dan lingkungan belajarnya.
"Dalam sesi berbagi, guru hanya menjadi fasilitator. Di sana, anak-anak bersama teman-teman mereka mencari akar masalah yang dihadapi, apa yang harus mereka lakukan selanjutnya," kata Merita yang juga Guru Bahasa Jawa itu.
Sesi berbagi yang hanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit itu, membantu guru dalam membangun karakter anak, terutama dalam hal keterbukaan, komunikasi dan kejujuran.
"Karena kalau memendam itu kan tidak baik ya," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai