SuaraJogja.id - Ketua Dewan Kehormayan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais akhirnya buka suara terkait masuknya Prabowo Subianto ke Kabinet Indonesia Maju. Amien meminta Ketum Gerindra itu diberi kesempatan untuk membuktikan kemampuannya ssbagai Menteri Pertahanan di pemerintahan Joko Widodo-Ma’aruf Amin.
"Ya saya sudah ketemu dengan pak Prabowo. Kemudian saya mengatakan embanlah tugas sesuai cita-cita kita semua," ujar Amien Rais usai memberikan ceramah di Masjid Jami Karangkajen, Yogyakarta, Minggu (27/10/2019) malam.
Menurut Amien, Prabowo maupun Kabinet Indonesia Maju perlu diberikan waktu 3 bulan sampai 1 tahun dalam bekerja. Kalau akhirnya Prabowo tidak mampu bekerja sesuai yang dijanjikan maka Amien siap menegurnya.
Menurutnya, kabinet yang akhirnya diisi oleh dua tokoh Gerindra itu tidak perlu dicaci maki sebagai kabinet yang tidak profesional atau carut marut. Amien menyatakan, mengambil sikap yang fair atau adil pada kabinet dengan memberikan tenggat waktu untuk membuktikan kinerjanya.
"Kalau tidak mutu, tidak sesuai cita-cita yang dijanjikan, maka kita harus mengambil peran yang lebih nyata. Supaya dijewer bila tidak mendeliver sesuai janjinya,” katanya.
Amien mengaku masih menahan diri untuk tidak berkomentar tentang Prabowo yang masuk koalisi Jokowi-Ma'ruf. Alih-alih jadi oposisi, ia merasa tidak memiliki kapasitas bisa merestui, menolak bahkan melarang.
"Kalau bapaknya (Prabowo) saya merestui. Tapi saya bukan bapaknya. Saya tidak merestui, menolak atau melarang,” kata Amien Rais.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Begini Reaksi Amien Rais
Berita Terkait
-
Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Begini Reaksi Amien Rais
-
Gerakan Bersihkan Indonesia: Sepertiga Menteri Terlibat Bisnis Batu Bara
-
Girangnya Prilly Latuconsina saat Prabowo Subianto Jadi Menteri Pertahanan
-
Pengamat LIPI Harap Kabinet Indonesia Maju Tonjolkan Soliditas
-
Pengamat: Pengangkatan Wakil Menteri Dimungkinkan Masih Berlanjut
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan