Nur Khotimah | Dita Alvinasari
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:45 WIB
Acara press conference Kelana Swara Ambarrukmo x IFI Yogyakarta yang digelar di PORTA by Ambarrukmo (Dok. Ist)
Baca 10 detik
  • Fête de la Musique 2026 digelar di IFI LIP Yogyakarta pada 20 Juni 2026.
  • Acara hasil kolaborasi Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta ini menghadirkan lima musisi independen asal Yogyakarta.
  • Selain konser musik, pengunjung dapat menikmati Song Pop Contest dan berbagai aktivasi kreatif lainnya.

SuaraJogja.id - Perayaan musik internasional bertajuk "Fête de la Musique 2026" akan hadir di Yogyakarta pada Sabtu, 20 Juni 2026, melalui kolaborasi antara Kelana Swara Ambarrukmo dan Institut Français Indonesia (IFI) LIP Yogyakarta.

Bertempat di IFI LIP Yogyakarta, Sagan, acara musik ini digelar secara gratis untuk semua kalangan dan akan menghadirkan lima musisi emerging asal Yogyakarta, yakni Autumn Hopes, Buktu, The Jorans, Akadama & the Yoyo Connections, serta Cherish.

Kehadiran para penampil tersebut menjadi representasi dinamika skena musik independen Yogyakarta yang terus berkembang dan melahirkan karya-karya segar.

"Kolaborasi antara Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta merepresentasikan sinergi unik antara penggerak ekosistem musik independen Yogyakarta dengan institusi budaya yang aktif mendorong pertukaran Indonesia-Prancis," ujar perwakilan Kelana Swara Ambarrukmo, dikutip dari siaran pers yang diterima SuaraJogja pada Minggu, 14 Juni 2026.

Acara press conference Kelana Swara Ambarrukmo x IFI Yogyakarta yang digelar di PORTA by Ambarrukmo (Dok. Ist)

"IFI LIP Yogyakarta secara konsisten menghadirkan program seni, budaya, dan edukasi yang mempertemukan berbagai komunitas kreatif. Kolaborasi dengan Kelana Swara Ambarrukmo memungkinkan kita menyatukan visi: jembatan budaya antara Indonesia dan Prancis dengan penggerak ekosistem musik independen," tambah perwakilan IFI LIP Yogyakarta.

Kolaborasi ini juga harapannya menghadirkan ruang pertemuan yang mempertemukan musik, kreativitas, dan semangat kolaborasi lintas disiplin.

Terinspirasi dari "Fête de la Musique" yang pertama kali digelar di Prancis pada 1982 dan kini dirayakan di berbagai negara, acara ini menempatkan musik sebagai medium universal yang mampu menyatukan beragam latar belakang budaya.

Lebih dari sekadar pertunjukan musik, "Fête de la Musique 2026" juga menjadi wadah pertukaran gagasan dan nilai budaya lintas negara. Inisiatif ini sekaligus mempertegas posisi Yogyakarta sebagai kota kreatif yang terbuka terhadap kolaborasi global, tanpa meninggalkan akar budaya lokal yang kuat.

Dengan karakter musikal yang beragam, kelima musisi yang tampil diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang memperkaya apresiasi publik terhadap musik independen.

Baca Juga: Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri

Selain itu, acara ini juga membuka peluang lahirnya kolaborasi baru di antara pelaku kreatif dari berbagai bidang.

Acara press conference Kelana Swara Ambarrukmo x IFI Yogyakarta yang digelar di PORTA by Ambarrukmo (Dok. Ist)

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan sejumlah aktivasi interaktif yang merupakan hasil sinergi jaringan partner Kelana Swara Ambarrukmo dan fasilitas IFI LIP Yogyakarta.

Gameloft akan menghadirkan Song Pop Contest, sebuah kompetisi yang menguji pengetahuan peserta seputar musik dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

Sementara itu, Whatthedeck, pop-up bar milik PORTA by Ambarrukmo, akan melengkapi atmosfer perayaan dengan ruang berkumpul yang hangat dan interaktif.

Melalui "Fête de la Musique 2026", Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta berharap dapat memperkuat semangat kolaborasi, memperluas jejaring kreatif, serta menghadirkan pengalaman budaya yang inklusif bagi masyarakat.

Acara ini menjadi momentum untuk merayakan keberagaman, kreativitas, dan hubungan budaya Indonesia–Prancis yang terus berkembang melalui bahasa universal bernama musik.

Load More