- Fête de la Musique 2026 digelar di IFI LIP Yogyakarta pada 20 Juni 2026.
- Acara hasil kolaborasi Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta ini menghadirkan lima musisi independen asal Yogyakarta.
- Selain konser musik, pengunjung dapat menikmati Song Pop Contest dan berbagai aktivasi kreatif lainnya.
SuaraJogja.id - Perayaan musik internasional bertajuk "Fête de la Musique 2026" akan hadir di Yogyakarta pada Sabtu, 20 Juni 2026, melalui kolaborasi antara Kelana Swara Ambarrukmo dan Institut Français Indonesia (IFI) LIP Yogyakarta.
Bertempat di IFI LIP Yogyakarta, Sagan, acara musik ini digelar secara gratis untuk semua kalangan dan akan menghadirkan lima musisi emerging asal Yogyakarta, yakni Autumn Hopes, Buktu, The Jorans, Akadama & the Yoyo Connections, serta Cherish.
Kehadiran para penampil tersebut menjadi representasi dinamika skena musik independen Yogyakarta yang terus berkembang dan melahirkan karya-karya segar.
"Kolaborasi antara Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta merepresentasikan sinergi unik antara penggerak ekosistem musik independen Yogyakarta dengan institusi budaya yang aktif mendorong pertukaran Indonesia-Prancis," ujar perwakilan Kelana Swara Ambarrukmo, dikutip dari siaran pers yang diterima SuaraJogja pada Minggu, 14 Juni 2026.
"IFI LIP Yogyakarta secara konsisten menghadirkan program seni, budaya, dan edukasi yang mempertemukan berbagai komunitas kreatif. Kolaborasi dengan Kelana Swara Ambarrukmo memungkinkan kita menyatukan visi: jembatan budaya antara Indonesia dan Prancis dengan penggerak ekosistem musik independen," tambah perwakilan IFI LIP Yogyakarta.
Kolaborasi ini juga harapannya menghadirkan ruang pertemuan yang mempertemukan musik, kreativitas, dan semangat kolaborasi lintas disiplin.
Terinspirasi dari "Fête de la Musique" yang pertama kali digelar di Prancis pada 1982 dan kini dirayakan di berbagai negara, acara ini menempatkan musik sebagai medium universal yang mampu menyatukan beragam latar belakang budaya.
Lebih dari sekadar pertunjukan musik, "Fête de la Musique 2026" juga menjadi wadah pertukaran gagasan dan nilai budaya lintas negara. Inisiatif ini sekaligus mempertegas posisi Yogyakarta sebagai kota kreatif yang terbuka terhadap kolaborasi global, tanpa meninggalkan akar budaya lokal yang kuat.
Dengan karakter musikal yang beragam, kelima musisi yang tampil diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang memperkaya apresiasi publik terhadap musik independen.
Baca Juga: Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
Selain itu, acara ini juga membuka peluang lahirnya kolaborasi baru di antara pelaku kreatif dari berbagai bidang.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan sejumlah aktivasi interaktif yang merupakan hasil sinergi jaringan partner Kelana Swara Ambarrukmo dan fasilitas IFI LIP Yogyakarta.
Gameloft akan menghadirkan Song Pop Contest, sebuah kompetisi yang menguji pengetahuan peserta seputar musik dalam suasana yang santai dan menyenangkan.
Sementara itu, Whatthedeck, pop-up bar milik PORTA by Ambarrukmo, akan melengkapi atmosfer perayaan dengan ruang berkumpul yang hangat dan interaktif.
Melalui "Fête de la Musique 2026", Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta berharap dapat memperkuat semangat kolaborasi, memperluas jejaring kreatif, serta menghadirkan pengalaman budaya yang inklusif bagi masyarakat.
Acara ini menjadi momentum untuk merayakan keberagaman, kreativitas, dan hubungan budaya Indonesia–Prancis yang terus berkembang melalui bahasa universal bernama musik.
Berita Terkait
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
8 Orang Diperiksa dalam Kasus Dugaan Malapraktik, Dua Dokter RSUD Prambanan Dimintai Keterangan
-
Persulit Usulan Gelar Pahlawan HB II, Trah Sultan Gugat UU Gelar dan Tanda Jasa ke MK
-
Penyelenggara Event di Jogja Ketar-ketir,Imbas Rupiah Melemah dan BBM Naik
-
Hasil Audit Kasus Dugaan Malapraktik Balita, RSUD Prambanan Sebut Tak Ada Kelalaian Medis
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi