SuaraJogja.id - Deviana Natalia Masahih mengaku sejak 2017 lalu sudah ingin menjadi mualaf. Namun baru tahun ini, berkesempatan mengucap dua kalimat syahadat dan resmi memeluk Islam.
"Keinginan untuk memeluk Islam ini sudah tercetus pada 2017-2018. Namun tahun itu belum bisa terlaksana karena saya ingin langsung dibimbing Pak Mahfud MD saat pengucapan syahadat. Baru tahun ini beliau bisa menyempatkan dan sekarang saya sudah menjadi mualaf," katanya pada Kamis (28/11/2019).
Ia menjelaskan telah meminta Mahfud MD untuk membimbingnya saat berpindah agama sejak pada 2018 silam. Namun karena masalah waktu dan padatnya jadwal Mahfud MD, Deviana mengurungkan niatnya.
Saat ditanya mengapa harus mantan Ketua Mahakamah Konstitusi (MK) yang membimbing pengucapan dua kalimat syahadat? Deviana mengaku terinspirasi saat Mahfud MD saat masih menjabat ketua Dewan Penasehat Gubernur DIY.
"Kami sering membahas soal intoleransi saat di Parampara Praja. Prof Mahfud memandang agama itu tak ada yang beda. Saya juga mengidolakan dia karena humble dan juga rendah hati," katanya.
Sebelum menjadi mualaf, Deviana hidup di keluarga yang berbeda agama. Sejumlah keluarga ada yang memeluk Islam dan Kristen Protestan.
"Meski kami satu keluarga dan berbeda agama tapi kami tetap menghormati kepercayaan masing-masing. Selain itu lingkungan saya terutama di Parampara Praja juga tak menganggap saya berbeda meski kebanyakan memeluk Islam," terang dia.
Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat dimulai pukul 16.30 WIB. Deviana dibimbing Mahfud MD dan mengikuti apa yang diucapkan Menkopolhukam.
Setelah ucapan syahadat selesai, sejumlah warga dan tamu undangan yang datang mengucap syukur. Tidak sedikit yang memberi selamat kepada Deviana.
Baca Juga: Karena Keseharian Menkopolhukam, Mantan Tenaga Ahli Mahfud MD Mualaf
Usai resmi menjadi mualaf, Deviana mengaku bakal kembali ke Ternate. Pihaknya bakal mencari guru agama untuk mengajarkan lebih dalam terkait kewajiban seorang muslim.
"Saya lahir di Bantul Daerah Istimewa Yogykarta dan saat ini bekerja di Ternate. Setelah memeluk Islam, saya akan mencari guru agama Islam untuk membimbing saya lebih baik," jelas dia.
Deviana sendiri lahir di Bantul pada 23 Desember 1992. Kini, ia menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Balai Pelatihan Kerja, Kementerian Tenaga Kerja di Ternate. Dalam waktu dekat, dia akan segera bertolak ke Ternate untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai abdi negara.
Sebelumnya, Mantan Staf Ahli di Parampara Praja atau Dewan Penasehat Gubernur DIY Deviana Natalia Masahih resmi memeluk agama Islam. Wanita berusia 27 tahun itu mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Darul Ikrom, Sambilegi Baru, Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman pada Kamis (28/11/2019).
Berita Terkait
-
Karena Keseharian Menkopolhukam, Mantan Tenaga Ahli Mahfud MD Mualaf
-
Resmi Jadi Mualaf, Mantan Tenaga Ahli Mahfud MD: Pak Mahfud Inspirasi Saya
-
Resmi Mualaf, Deddy Corbuzier Segera Menikah?
-
Baru Seminggu Jadi Muslim, Deddy Corbuzier Jadi Saksi Orang Mualaf
-
Baru Masuk Islam, Deddy Corbuzier Jadi Saksi Orang Mualaf
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo