SuaraJogja.id - Aktivitas warga di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul terlihat cukup sepi sejak pukul 08.30 WIB, Senin (23/12/2019).
Sehari sebelumnya, Minggu (22/12/2019), mereka digegerkan penemuan kerangka manusia utuh di sebuah resapan septic tank (tangki septik) rumah milik Warga bernama Waluyo.
Meski sepi, di selasar rumah bercat kuning tersebut ada empat orang yang tengah berbincang-bincang. SuaraJogja.id pun mendekat untuk mencari tahu informasi lebih jauh terkait penemuan kerangka itu.
"Kalau mau lebih jelasnya ke Pak Waluyo saja, yang punya rumah di sini. Pak Waluyo ini sedang berada di kantor Polsek Kasihan untuk dimintai keterangan," kata Atun, salah seorang kerabat jauh Waluyo.
Atun, yang sengaja menginap di rumah Waluyo, mengungkapkan kedatangannya ke rumah saudara untuk bersilaturahmi.
"Jadi hari Minggu saya berencana silaturahmi ke rumah dia [Waluyo]. Saya datang sekitar jam 20.00 WIB dan kaget banyak orang di rumah saudara saya ini. Lebih kaget lagi ketika ada polisi. Setelah saya bertanya, ternyata ada penemuan kerangka itu. Saya menginap di sini," jelas dia.
Tak banyak Atun menceritakan soal insiden penemuan kerangka itu. Namun, sesekali ia menuturkan bahwa kejadian itu tidak dia duga.
"Karena saya kerabat jauh, saya tidak menduga saudara saya terlibat persoalan ini. Saya jarang ngobrol dengan dia [Waluyo]. Biasanya istri saya yang sering berbicara, karena istri saya dekat dengan kakaknya [Waluyo] itu," ujar Atun.
Lokasi dengan tiga bangunan yang terdiri dari rumah utama, kandang sapi, dan kamar mandi itu mulai terlihat ramai sekitar pukul 09.45 WIB.
Baca Juga: Pemilik Bajaj Tertimpa Menara BTS RRI Berharap Uang Ganti Rugi Cepat Cair
Sebuah mobil datang. Dari dalam keluar tiga orang yang diketahui petugas kepolisian. Setelah memberi salam kepada penghuni rumah, mereka langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Tak banyak bicara, dua dari tiga orang berpakaian kemeja lengan pendek ini menerobos garis polisi dan berusaha membuka septic tank yang telah tertutup. Namun mereka gagal membuka lantaran penutup cukup berat untuk dipindahkan.
Salah seorang di antaranya pun mencari bambu panjang untuk melakukan pengukuran. Setelah berdiskusi, mereka mengambil kesimpulan bahwa kedalaman septic tank berkisar tiga meter.
Dari pantauan SuaraJogja.id pukul 09.55 wib, istri Waluyo, yang berkerudung hijau lumut, keluar dari rumah. Mengenakan pakaian rapi, istri Waluyo diantar dengan sepeda motor ke suatu tujuan, yang, menurut Atun, kemungkinan adalah Mapolsek Kasihan.
"Kemungkinan dipanggil Polsek. Ya tidak tahu apa benar ke sana atau tidak. Sementara ini saya hanya menjaga rumah pemiliknya," ungkap Atun.
Hari semakin siang, aktivitas di lokasi penemuan kerangka manusia ini masih terlihat sepi. Tak ada aktivitas ramai, dan beberapa warga yang menunggu rumah hanya menonton televisi di ruang tamu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh