SuaraJogja.id - Bioskop Sonobudoyo Yogyakarta mendadak banyak diperbincangkan di media sosial gegara cuitan seorang wisatawan yang baru saja mengunjunginya.
Melalui akun Twitter @ghebymahas, ia menceritakan pengalamannya menonton film gratis di bioskop tersebut. Apalagi, ada tiga bocah lucu dan pintar yang membuatnya terkesan di dalam bioskop.
Mengawali utasnya, Kamis (2/1/2020), @ghebymahas mengajak warganet untuk menjajal pengalaman menonton film khas Jogja di bioskop yang terletak di Jalan Pangurakan No 6, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta itu.
"Kalau ke Jogja jangan lupa ke Bioskop Sonobudoyo ya geys. Setiap harinya ada pemutaran film gratis. Filmnya dibuat khas Jogja. Ada dua film dalam sekali pemutaran. Letaknya di selatan Nol Kilometer, dekat alun-alun utara, di belakang bangunan Bank BNI. #liburankejogjaituistimewa," tulisnya.
Ia menambahkan, sebelum menonton, pengunjung diharuskan untuk melakukan registrasi lalu diberi sandal khusus untuk masuk ke bioskop, yang, menurut @ghebymahas, nyaman, bersih, dan full AC.
Film pertama yang ia tonton berjudul Sosrokusuman. Film tersebut, kata @ghebymahas, menceritakan peliknya suatu kampung di Jogja. Setelah itu, ia menonton film jenaka Incang Inceng, tentang sepak bola anak.
"Pesannya kuat, mengenai tidak ada perbedaan di Jogja. Bagus banget seriusan," komentar dia.
Tak hanya itu, pengalamannya di Bioskop Sonobudoyo makin seru kala ia bertemu tiga bocah yang mengenakan sarung dan datang ke bioskop naik sepeda. Menurut dugaan @ghebymahas, ketiganya baru selesai salat Magrib.
Ketiga bocah itu ramah dan mengajak @ghebymahas mengobrol dalam bahasa Jawa, yang sontak membuat @ghebymahas bingung karena ia tak mengerti bahasa Jawa.
Baca Juga: Liburan ke Luar Negeri, Ruben Onsu Tetap Beri Bantuan Korban Banjir
Melalui obrolan kecilnya, @ghebymahas tahu bahwa tiga bocah itu rajin datang ke Bioskop Sonobudoyo setiap Senin, yang merupakan jadwal digantinya film yang diputar.
Yang membuat @ghebymahas terkesan, ketiga bocah itu tahu dan taat pada aturan menonton film di bioskop, sekalipun tarif bioskop itu gratis.
"Mereka ini paham lo, kalau ada yang ribut, mereka tegurin dengan ssssttt gitu wkwk, atau ada yang merekam kemarin dia tegurin baik-baik enggak boleh merekam. Jadi salut gue sama mereka itu. Anak-anak lo udah ngerti banget tata cara nonton yang baik. Semoga nanti kita bertemu lagi ya Dek," ungkap @ghebymahas.
Di akhir utasnya, @ghebymahas menambahkan "Harus ke sini pokoknya. Lihat sisi lain Jogja juga. Bukanya jam 4 sore sampai jam 9 malam ya. Selamat menikmati Jogja. Memang istimewa."
Hingga berita ini ditulis, utas @ghebymahas telah disukai lebih dari seribu akun. Banyak yang memberikan komentar positif untuk ceritanya @ghebymahas soal pengalamannya menonton film gratis di Bioskop Sonobudoyo.
"Makasih infonya Mbak, tempat khas kayak gini wajib banget dikepoin," tulis @i_esir_.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais