SuaraJogja.id - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul, Eddy Basuki menyebut jika fenomena sinkhole sudah sering ditemui di wilayahnya. Bahkan sejak tahun 2017 yang lalu, sudah ada 31 peristiwa serupa dengan yang terjadi di Karangawen tersebut. Dan bahkan sudah menjadi kajian dari beberapa ahli.
"Sinkhole sering terjadi di daerah pegunungan karst termasuk di kawasan Gunung Kidul. Itu dimungkinkan karena ada sungai bawah tanah," terangnya.
Berdasarkan pemetaan yang pihaknya lakukan sejak tiga tahun lalu atau saat terjadi badai Cempaka tahun 2017, fenomena tanah ambles juga terjadi di beberapa kecamatan. Di antaranya seperti Panggang, Saptosari, Ponjong, Rongkop, Girisubo dan juga Semanu. Di kawasan-kawasan tersebut memiliki struktur tanah yang rawan ambles.
Sebelumnya tanah ambles atau fenomena Sinhole ditemukan di lahan milik Rajiman, Minggu (5/1/2020) kemarin. Di lahan yang selama ini berfungsi sebagai sawah tadah hujan ini terlihat ambles dengan diameter sekitar 3 meter dengan kedalaman sekitar 5 meter.
Baca Juga: Fenomena Sinkhole Terjadi di Gunung Kidul, Begini Penampakannya
Kepala Dukuh Karangawen, Yuono menuturkan, tanah di lahan milik Rajiman tersebut mulai terlihat ambles hari Minggu pagi. Diperkirakan, tanah tersebut ambles akibat hujan deras yang terus menerus terjadi di wilayah ini dalam beberapa hari terakhir. Kemungkinan besar, tanah yang ambles tersebut karena ada air yang akan masuk ke luweng yang cukup besar tak jauh dari lahan milik Rajiman.
"Memang dari tempat pak Rajiman ada Luweng. Itu kemungkinan di bawah lahan beliau ada rongga bawah tanah menuju ke Luweng," terangnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Ulasan Sinkhole, Film Survival Korea Terbaik Sepanjang Masa, Wajib Tonton!
-
Efek Yeom Ki-hun Mulai Terasa, Striker Keturunan Gunung Kidul Mendadak Deras Buka Keran Gol
-
Pencarian Dihentikan, Keluarga Wanita Korban Lubang Maut di Kuala Lumpur Pulang ke India usai Ritual Terakhir
-
Apa Itu Sinkhole yang Telan Turis di Malaysia? Berikut Penyebabnya
-
Pantai Sedahan, Panorama Pantai dengan Dua Bukit Hijau Mempesona di Jogja
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir
-
Tren Kunjungan Meningkat, Jip Wisata Lereng Merapi Masih Jadi Alternatif Liburan saat Lebaran 2025
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil