SuaraJogja.id - Rusaknya Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di simpang tiga Colombo atau simpang tiga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) segera direspon Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman.
Sebelumnya APILL yang berada tepat di sisi Selatan Jalan Colombo, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman mengalami kerusakan. Kondisi APILL yang berubah mirip lampu disko itupun ramai jadi perhatian para netizen di sosial media.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Sleman, Maryanto menerangkan bahwa laporan kerusakan tersebut sudah diterima. Pihaknya memastikan jika petugas segera memperbaiki APILL tersebut.
"Iya, alat (APILL) tersebut memang rusak, hari ini [Kamis-red] kami perbaiki, petugas juga sudah kami minta ke lokasi tersebut," terang Maryanto saat dihubungi SuaraJogja.id, Kamis (8/1/2020).
Maryanto menduga erornya APILL di simpang Colombo itu karena usia alat yang cukup lama.
"APILL itu sudah terpasang cukup lama. Penyebab rusaknya sendiri kami tak bisa memastikan, maka dari itu, hari ini kami cek sekaligus membenahi lampu tersebut," katanya.
Untuk diketahui, lokasi simpang tiga Colombo merupakan salah satu titik yang cukup padat dilintasi pengendara khususnya mahasiswa. Lalu lintas di area itupun lebih padat ketika masuk waktu pagi dan sore hari.
Akses pengandara dari sisi Barat ke Timur paling ramai dilintasi mahasiswa. Sehingga rusaknya APILL di lokasi tersebut cukup rawan kecelakaan.
Baca Juga: DLH Dapat Bantuan Truk, Sri Purnomo Tak Ingin Ada Tumpukan Sampah di Sleman
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan
-
Raih 333 Medali di SEA Games 2025, Atlet Indonesia Diperkuat Literasi Keuangan
-
Waspada Penipuan Menggunakan Suara Soimah, Korban Dijanjikan Hadiah Rp100 Juta