SuaraJogja.id - Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bantul incar posisi Wakil Bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bantul 2020 ini. Hal tersebut sudah sesuai dengan Surat Rekomendadi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PAN yang keluar bulan Desember 2019 lalu.
Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAN Bantul, Damba Aktivis mengungkapkan, DPD PAN Bantul telah mendapat surat rekomendasi DPP PAN dalam menghadapi Pilkada Bantul 2020 ini. Surat tersebut ditujukan kepada ketua DPD PAN kabupaten Bantul, Mahmud Ardi Widanto.
"Surat tersebut menugaskan mas Ardi sebagai calon wakil bupati dan diperintahkan untuk mencari pasangan koalisi,"ujarnya, Selasa (21/1/2020) melalui sambungan teleponnya.
Damba menambahkan, dalam tahapan ini pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan tim dan berkomunikasi dengan beberapa calon bupati yang ada untuk menentukan langkah yang bakal ditempuh DPD PAN Bantul.
"Itu yang sementara kita lakukan karena itu merupakan perintah dari DPP,"tambahnya.
Terkait dengan sikap politik yang akan ditempuh, saat ini DPD PAN Bantul belum bisa menentukan antara kubu yang kini ada di Bantul. Karena menurutnya, situasi saat ini masih cair di mana partai-partai politik saat ini juga tengah melakukan lobi-lobi politik partai lain. Demikian juga dengan calon-calon yang ada juga melakukan lobi-lobi baik dengan partai ataupun calon lain.
Menurutnya waktunya saat ini masih agak panjang. Karena pendaftaran baru dilakukan pada bulan Juli mendatang sehingga masih akan terjadi dinamika politik. Dan jika ditentukan dari sekarang menurutnya hal tersebut terlalu cepat di mana PAN masih akan menunggu perkembangan dinamika politik yang terjadi.
"Kemungkinan besar PAN baru akan melakukan komunikasi lebih lanjut pada bulan April mendatang," tambahnya.
Damba mengaku sudah berkomunikasi dengan beberapa partai diantaranya PDIP dan Partai Gerindra serta juga partai yang lain. Namun demikian, komunikasi yang dilakukan baru sebatas komunikasi dan belum menentukan siapa pasangan dari Ardi untuk maju dalam Pilkada mendatang.
Baca Juga: Pengunjung Kebun Buah Mangunan Menurun, Diperpautkan Bantul Ungkap Sebabnya
Damba menandaskan untuk sementara ini masih mempertahankan Ardi sebagai wakil bupati. Namun ketika ada komunikasi dengan partai yang lain dan menilai Ardi layak sebagai calon Bupati maka pihaknya akan meminta kepada DPR untuk mengubah surat rekomendasi tersebut.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
-
Kotak Berisi Kain Putih Mirip Pocong Gegerkan Warga Kulon Progo, Polisi Pastikan Bukan Bayi
-
Isi Chat WA Dibongkar di Sidang Korupsi Dana Hibah Sleman! Raudi Akmal Ajak Ketemu Sosok Ini
-
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta Bedah Program MBG Lewat Pameran Seni
-
Drama Sidang Korupsi Sleman: Putra Eks Bupati Klaim Dapat Mandat dari Sekda dan Kepala Bappeda