SuaraJogja.id - Demi menggerakkan ekonomi, masayrakat Kampung Tegaldowo bersama Pemerintah Desa Bantul, Kabupaten Bantul, mengembangkan taman wisata di sekitar Jembatan Tegaldowo, yang menawarkan suasana pedesaan.
Lurah Desa Bantul Supriyadi menjelaskan, setelah jembatan gantung Tegaldowo selesai dibangun kembali untuk menghubungkan Kecamatan Bantul dan Pajangan pada akhir 2019, makin hari makin banyak masyarakat yang datang untuk sekadar berfoto.
"Berawal dari hal tersebut, masyarakat Kampung Tegaldowo berinisiatif menyulap lahan kosong di pinggir sungai dan lahan persawahan sekitarnya untuk dijadikan taman wisata, dengan harapan akan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Bantul," kata Supriyadi di Bantul, Sabtu (15/2/2020).
Ia mengungkapkan, jembatan gantung Tegaldowo di Desa Bantul, yang sebelumnya dikenal sebagai jembatan gantung Nawacita, dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Infrastruktur itu dibangun dengan konstruksi lebih kuat karena merupakan akses vital bagi masyarakat Bantul.
Menurut keterangannya, seperti diberitakan ANTARA, taman wisata bermain di pinggir Sungai Bedog sekitar jembatan Tegaldowo itu, yang menjadi penghubung obyek wisata Goa Selarong dengan Kota Bantul, diberi nama Taman Puspa Gading. Kekinian, Taman Puspa Gading selalu ramai pengunjung setiap hari libur dan sore hari.
"Apalagi pada saat liburan sekolah, pengunjung sangat banyak, terkadang taman ini sampai penuh, tetapi kalau pada hari libur biasa pengunjung sekitar 400 hingga 500 orang, baik anak-anak, orang tua maupun remaja," jelas Supriyadi.
Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tegaldowo Manunggal Sugiran mengatakan, pembangunan taman wisata di sekitar jembatan ini merupakan swadaya masyarakat yang tergabung dalam pokdarwis Tegaldowo Manunggal. Ke depan, taman wisata ini akan terus dikembangkan, baik untuk fasilitas maupun perluasan taman.
"Taman saat ini baru seperlima dari target yang akan kami bangun. Kami berharap taman ini nantinya menjadi taman wisata untuk edukasi di bidang pertanian, perikanan, dan lainnya bagi anak-anak sekolah dan bagi umum," kata Sugiran.
Taman wisata ini, kata dia, dibangun di atas lahan persawahan anggota pokdarwis dan saat ini telah dilengkapi dengan kolam renang, kolam terapi ikan, gazebo, kendaraan ATV, tempat parkir memadai, dan warung-warung kuliner. Ada pula pendopo pertemuan yang dibangun di atas tanah kas desa.
Baca Juga: Bintangi Film Merindu Cahaya De Amstel, Rambut Amanda Rawles Bikin Kaget
Saat ini, pengunjung yang masuk taman wisata Tegaldowo belum dikenakan tarif retribusi, melainkan hanya dikenakan biaya parkir kendaraan bermotor. Namun, Supriyadi menambahkan, untuk menikmati wahana kolam renang, terapi ikan, dan kendaraan ATV, pengunjung dikenakan tarif tersendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan