SuaraJogja.id - Sebagai kuliner khas Jogja, gudeg menjadi incaran hampir setiap orang yang berwisata ke kota ini. Dengan perpaduan manis dan pedas, gudeg memiliki cita rasa yang sungguh lezat.
Yogyakarta sendiri punya berbagai warung gudeg andalan yang senantiasa ramai diburu wisatawan. Namun, tak semua wisatawan, terutama dari luar Jogja, menyukai gudeg Jogja yang manis.
Jika Anda salah satunya, coba mampir ke warung gudeg Mbak Pirang. Selain rasa gudegnya yang tak terlalu manis, Mbak Pirang juga dikenal sebagai penjual gudeg yang memiliki ciri khas pada gayanya berpenampilan.
Keunikan Mbak Pirang ini membuatnya direkomendasikan sebagai warung gudeg pilihan akun @javafoodie_ lewat Twitter, Senin (3/2/2020).
Berbeda dengan penjual gudeg biasa, Mbak Pirang rupanya memiliki keunikan karena senantiasa berpenampilan fashionable alias modis abis.
"Bakul gudeg favoritku, Mbak Pirang namanya, tiap bulan ganti warna rambutnya! Outfit andalannya sepatu Converse, kaos Pull & Bear. Cuma hari ini lagi pakai Ventella, mau sepatu Compass susah dapetnya," tulis @javafoodie_.
Mbak Pirang diketahui menjual gudeg basah yang tiap porsinya berisi bubur, gudeg nangka, lauk pauk, krecek, dan kuah areh.
Gudeg ini juga diklaim tidak semanis gudeg Jogja yang biasanya. Jadi, gudeg Mbak Pirang dinilai cocok bagi wisatawan yang tidak terlalu menyukai rasa manis.
Mbak Pirang diketahui berjualan gudeg di Jalan Babarsari, tepatnya di dekat King Ali Store, setiap pukul 06.00 WIB - 08.00 WIB. Pada siang hari, gudeg Mbak Pirang akan pindah lapak ke dekat GOR Klebengan.
Baca Juga: Yanti Noor Minta Satu Makam dengan Chrisye Sejak 2 Tahun Lalu
Bagi Anda yang ingin menikmati gudeg yang tak terlalu manis ini di malam hari, Mbak Pirang bisa ditemukan di Batas Kota Jalan Magelang mulai pukul 21.00 WIB - 01.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning