- Ratusan warga Dusun Kalidadap di Bantul bertahan dari kemarau panjang dengan menyedot selang air secara manual.
- Tradisi tanpa mesin sejak era 1970-an ini memanfaatkan prinsip gravitasi untuk mengalirkan air dari Sendang Wonosari.
- Warga mematuhi aturan pembagian waktu dan melestarikan lingkungan demi menjaga keberlanjutan sumber air bersih tersebut.
SuaraJogja.id - Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
Ketika sebagian besar masyarakat cukup memutar keran untuk mendapatkan air bersih, ratusan warga di lereng perbukitan Imogiri, Kabupaten Bantul, masih harus "menghidupkan" aliran air dengan cara yang tak lazim: menyedot ujung selang menggunakan mulut.
Tradisi sederhana itu bukan sekadar kebiasaan turun-temurun, melainkan cara bertahan hidup yang telah dijalani puluhan tahun.
Di tengah kemarau yang semakin panjang, setiap tetes air dari Sendang Wonosari menjadi harapan bagi sekitar 600 kepala keluarga di Dusun Kalidadap I dan Kalidadap II.
Pemandangan itu langsung menyita perhatian saat memasuki dusun yang berada di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri.
Ratusan selang plastik berwarna-warni menjuntai mengikuti alur parit yang mengering, membelah kebun dan pematang sawah hingga ratusan meter.
Dari kejauhan, hamparan selang itu tampak seperti urat nadi yang menghubungkan sumber kehidupan dengan rumah-rumah warga.
Semua selang bermuara di Sendang Wonosari, mata air alami yang tak pernah benar-benar berhenti mengalir, bahkan ketika musim kemarau melanda wilayah lain.
Di bibir bak penampungan berukuran sekitar 5 x 5 meter, ratusan ujung selang menggantung.
Baca Juga: Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
Sebagian sengaja ditindih batu kapur agar tetap berada di dasar bak dan tidak mengambang saat permukaan air berubah.
Di sinilah rutinitas unik itu dimulai.
Pagi itu, Sagi (72) berjalan perlahan menyusuri parit sambil membongkar tumpukan selang yang saling bertumpuk.
Sesekali ia turun ke dasar parit, mengurai lilitan demi menemukan selang miliknya.
"Wo, iki selangku ketemu (Oh, ini selang saya sudah ketemu)," ujarnya sambil tersenyum kepada warga lain yang melakukan hal serupa.
Begitu menemukan selangnya, ia segera melepas sambungan, lalu menyesap ujung selang beberapa kali. Tak lama berselang, air jernih mulai mengalir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi