SuaraJogja.id - Dampak erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) pukul 5.22 WIB terasa sampai Solo Raya. Sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali, Klaten, hingga Sukoharjo, yang berada di timur Gunung Merapi, mengalami hujan abu.
Sejumlah keluhan warganet pun mewarnai lini masa Twitter. Mereka yang mengaku tinggal di utara dan timur DIY mengungkapkan bahwa di wilayahnya terjadi hujan abu.
"Solo bagian barat mulai hujan abu. Stay safe semuanya," cuit @rizkyanannda.
Melalui twit itu, @rizkyanannda membagikan pula foto kondisi jalan raya yang tertutup sekumpulan abu dan pasir.
Tak hanya itu, cuitan akun @Ramidi68702576 juga menyebutkan, "Se-Solo Raya hujan abu. Boyolali, Klaten, Solo, Yogyakarta. Semoga baik-baik #merapi #030320."
Dirinya menyertakan juga abu yang cukup tebal di permukaan sebuah bidang datar, yang digoresi angka 030320, melambangkan tanggal, bulan dan tahun erupsi Merapi kali ini.
Mengetahui kondisi tersebut, Humas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) pun mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengenakan masker ketika bepergian keluar rumah.
"Hujan abu Merapi dilaporkan terjadi di Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo. Jalan Yogya-Solo wilayah timur juga terdampak hingga jarak pandang terbatas. Selalu waspada dan hati-hati ya.. Jangan lupa kenakan masker saat bepergian… Tetap semangat," kicau akun resmi @humasjateng.
SuaraJogja.id menyadur Solopos.com, sebagian wilayah di Sukoharjo yang terdampak hujan abu erupsi Merapi antara lain Pucangan dan Ngadirejo, Kartasura serta Trangsan, Gatak.
Baca Juga: Arsenal Lolos ke Babak 8 Besar Piala FA, Arteta Puji Skuat Mudanya
Salah satu warga Perum Parama Santosa, Pucangan, Kecamatan Kartasura, Eka Hari Wibawa (Bowo), mengaku merasakan adanya hujan abu. Abu vulkanik terlihat tipis turun dari langit-langit sekitar pukul 07.30 WIB.
"Abunya terlihat tipis. Tadi pagi sudah memenuhi kaca mobil. Kebetulan [mobil] ada di luar," kata Bowo.
Sementara itu, dilansir ANTARA, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman menyebutkan, erupsi Merapi Selasa pagi ini tidak menimbulkan hujan abu di wilayah Sleman.
"Hasil pantauan TRC BPBD Sleman di wilayah Kabupaten Sleman nihil terjadi hujan abu," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan di Sleman, Selasa.
Kendati demikian, BPBD Sleman sudah melakukan droping 1.000 pcs masker untuk kesiapsiagaan warga Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, dan Srunen, Di Desa Glagaharjo, Cangkringan.
"Saat ini warga masyarakat di lereng Gunung Merapi Sleman tetap beraktivitas normal seperti biasanya," katanya, menambahkan bahwa situasi saat ini aman, kondusif, dan terkendali.
Berita Terkait
-
Merapi Erupsi, Bandara Adisudjipto Pastikan Penerbangan Berjalan Normal
-
Merapi Erupsi, Warganet Malah Cemaskan Harga Masker
-
Boyolali Hujan Abu Setelah Gunung Merapi Erupsi
-
Warga Selo Boyolali Saksikan Kilat Saat Gunung Merapi Erupsi
-
Kolom Asap Erupsi Merapi Capai 6 Km, Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru
-
Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan