SuaraJogja.id - Karyawan swasta salah satu perusahaan elektronik di Yogyakarta yang juga penikmat konser musik, Idofi Andika (23) mengaku kecewa gagal menyaksikan group band favoritnya di perhelatan Hammersonic 2020.
Ia mengaku sudah merencanakan untuk hadir pada perhelatan tersebut sejak tahun 2018. Sebab, acara tersebut tidak digelar pada tahun 2019.
"Udah dari 2018 sih pengen, soalnya 2019 mereka off," kata Idofi saat ditemui wartawan Rabu (4/2/2020).
Idofi mengatakan sangat ingin hadir dalam acara tersebut, karena banyak bintang tamu yang menurutnya keren serta sudah ia dengarkan musiknya sejak di bangku SMP.
Baca Juga: Keren, Tiket Pre Sale Hammersonic Ludes Terjual Cuma 5 Menit
"Banyak guest starnya yang baru pertama kali show di Indonesia," terang Idofi menjelaskan alasannya.
Ia mengatakan, akibat munculnya kasus Covid-19 di Indonesia, Hammersonic menyampaikan pengunduran jadwal acara, yang seharusnya di gelar pada 27-28 Maret 2020.
Idofi juga menyebutkan bahwa dua dari bintang tamu yang akan hadir sudah mengumumkan untuk membatalkan Tur ke wilayah Asia Tenggara karena merebaknya virus Corona.
Salah satunya yakni Band Metal asal Italia, yang memiliki vokalis perempuan, Lacuna Coil. Idofi mengatakan, band tersebut yang pertama kali mengumumkan batal menggelar tur di Asia Tenggara.
"Pengen nonton Slipknot yang pasti. Band metal yang mungkin hampir semua orang yang dengerin musik metal pasti tau," papar Idofi menyebutkan group band Metal yang sedianya akan datang ke Indonesia untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Cuma 5 Menit, Tiket Pre Sale Hammersonic Ludes Terjual
Idofi bahkan mengaku telah melakukan beberapa persiapan, untuk menghadiri acara yang sedianya akan digelar pada akhir Maret mendatang. Mulai dari beli tiket konser hingga booking penginapan.
Ia pun mengaku kecewa atas keputusan diundurnya gelaran Hammersonic.
"Bakal kecewa banget sih kalau diundur acaranya. Soalnya belum tentu bisa dateng lagi," kata Idofi.
Selain Hammersonic, acara musik 88rising yang sejatinya digelar pada 7 Maret mendatang juga telah secara resmi mengumumkan pembatalan acara karena adanya kasus Covid-19 di Indonesia.
Sudah memiliki daftar konser yang ingin dihadiri, Idofi takut acara lainnya juga akan dibatalkan. Sehingga ia berharap wabah ini dapat segera di tangani.
"Selain Hammersonic pengen ke WTF sama Prambanan Jazz juga sih," kata Idofi.
Meskipun pihak promotor dari kedua acara tersebut belum mengumumkan secara resmi. Namun Idofi khawatir banyak pengisi acara yang akan membatalkan turnya ke Asia.
"Ya kecewa. Tapi ya mau gimana, suatu acara nggak akan bisa berjalan kalau pihak keamanan nggak kasih izin dan pengisinya batal datang," kata Idofi.
Berita Terkait
-
Daftar Lagu Green Day yang Hits dan Liriknya, Hafalkan Buat Nonton Konser Hammersonic Jakarta 2025
-
Legenda Punk Rock Green Day Bakal Guncang Indonesia, Yuk Simak Perjalanan Karier Musiknya!
-
Hammersonic Bakal Tampil Beda di Ultah ke-10, Ada While She Sleeps Hingga Konser Green Day
-
Tiket Konser Green Day Mulai Rp 1,5 Juta, Intip Cara Pembeliannya
-
Green Day Bakal Manggung di Jakarta, Februari 2025
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY